Laga Liga Inggris Chelsea Kontra Liverpool Ditunda
Rabu, 14 Sep 2022, 02:35 WIBLONDON - Kunjungan Liverpool ke kandang Chelsea Stamford Bridge dan pertandingan Manchester United kontra Leeds akhir pekan ini ditunda. Keputusan tersebut karena terjadinya kekurangan jumlah personel polisi menjelang pemakaman Ratu Elizabeth II. Demikian diumumkan Liga Inggris, Senin (12/9) waktu setempat.
Tujuh pertandingan Liga Inggris yang akan berlangsung akhir pekan ini sebelumnya telah ditunda. Lawatan Arsenal ke Brentford pada hari Minggu juga telah dimajukan dua jam ke kick-off tengah hari.
"Menyusul konsultasi ekstensif dengan klub, polisi, Penasihat Keamanan setempat dan otoritas terkait lainnya, tidak ada pilihan lain selain menunda tiga pertandingan," demikian Liga Inggris dalam sebuah pernyataan.
"Liga Inggris mengucapkan terima kasih kepada Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris dan pasukan polisi lainnya di seluruh negeri, serta mitra siaran kami, atas dukungan mereka selama proses ini, dan akan terus bekerja sama dengan mereka menjelang akhir pekan."
"Untuk pertandingan yang dimainkan selama masa berkabung nasional, penghormatan akan diberikan kepada Ratu di stadion Liga Inggris."
Semua pertandingan di Inggris, Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales ditunda akhir pekan lalu sebagai tanda penghormatan.
Pertandingan Liga Europa Arsenal kontra PSV Eindhoven pada hari Kamis juga telah dibatalkan jumlah besar polisi diperlukan di London pekan ini. Mereka ditugaskan berjaga-jaga, dengan Ratu disemayamkan mulai hari Rabu hingga pemakamannya pada 19 September.
Tidak Ada Kewajiban
Sementara itu, otoritas sepak bola Inggris dikritik karena menunda semua pertandingan akhir pekan ini. Ketua FA diberitahu oleh Departemen Digital, Budaya, Media, dan Olahraga pada hari Jumat bahwa tidak ada kewajiban untuk membatalkan atau menunda pertandingan olah raga selama masa berkabung nasional.
Namun, Liga Inggris merasa itu adalah langkah yang tepat untuk menghormati Ratu. Mantan striker Liverpool dan tim nasional Inggris Peter Crouch mempertanyakan penghentian itu. "Saya tahu ini hanya permainan dan beberapa hal jauh lebih besar, tetapi bayangkan semua pertandingan kami berlangsung akhir pekan ini," ujarnya.
"Ban lengan hitam, mengheningkan cipta, dan lagu kebangsaan, itu disaksikan oleh jutaan orang di seluruh dunia, bukankah itu penghormatan yang lebih baik," sambungnya. ben/AFP/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel
-
Kebakaran Gunung Arjuno Meluas 146,85 Hektare, Water Bombing Digencarkan Hingga 8 Ribu Liter
-
KTT New Delhi: BRICS Sepakat Bentuk Bursa Gandum Bersama
-
Desak Kejagung Usut Pihak Lain dalam Kasus Batubara PLN EPI, KOSMAK Kembali Datangi Gedung Bundar
-
Pertamina Ambil Alih SPBU Nakal, Penyaluran BBM Subsidi Jadi Sorotan
-
Laris Manis Tanjung Kimpul! Produk Olahan Buah dan Sayur RI Gebrak Pasar Chile
-
Grand Canyon Diamuk Banjir Bandang, 20 Orang Lenyap Ditelan Air
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.