WHO Peringatkan Perayaan Natal Bisa Berubah Menjadi Kesedihan

Sabtu, 12 Des 2020, 23:38 WIB

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) pada Jumat (11/12) memperingatkan perayaan Natal bisa berubah menjadi kesedihan jika orang-orang gagal bersikap waspada terhadap Covid-19 selama musim liburan ini.

Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, jumlah kematian akibat pandemi virus korona melonjak dan mendesak orang agar berhati-hati dengan rencana musim liburan mereka.

Ket. Foto: Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus — Sumber: VoA/ Reuters

"Musim perayaan adalah waktu untuk bersantai dan merayakan tapi perayaan bisa dengan cepat berubah menjadi kesedihan jika kita gagal mengambil tindakan pencegahan yang tepat," kata Tedros dalam konferensi pers.

"Sementara kita bersiap untuk merayakan selama beberapa pekan mendatang, mohon, pertimbangkan rencana kita dengan hati-hati. Jika kita tinggal di daerah dengan transmisi tinggi, mohon lakukan setiap tindakan pencegahan untuk tetap menjaga keamanan diri kita dan orang lain. Itu bisa menjadi hadiah terbaik yang bisa kita berikan yaitu hadiah kesehatan," papar dia.

Tedros mengatakan telah terjadi peningkatan 60 persen kasus kematian akibat penyakit pernapasan ini selama enam pekan terakhir di seluruh dunia.

"Namun, beberapa benua menyaksikan lonjakan jumlah kematian yang lebih besar daripada yang lain," kata Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19.

Kerkhove mengatakan telah terjadi peningkatan hampir 100 persen jumlah kematian per pekan di wilayah Eropa selama enam pekan terakhir, peningkatan 54 persen di benua Amerika dan 50 persen di Afrika. "Virus ini masih beredar. Sebagian besar dunia masih berisiko," pungkas dia. VoA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.