Olahan Serba Guna Berbahan Daging
📅 Rabu, 15 Mei 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim PenulisSebuah studi yang dilakukan di university of Arkansas menunjukan, bahwa jumlah protein dalam makanan cenderung dipengaruhi oleh suhu. Memasak bahan pangan protein dengan suhu mencapai 70-80 derajat celcius, sudah cukup merusak kandungan protein.
"Tapi hati-hati juga, ketika daging ini digoreng juga bisa meningkatkan jumlah lemak di dalam makanannya," kata Hardinsyah.
Untuk memaksimalkan kandungan gizi pada seporsi makan, tidak ada salahnya untuk mengkombinasikan bahan pangan protein dengan bahan pangan lain. Misalnya, potongan daging sapi yang ditumis bersama sayuran menjadi cah daging kacang buncis.
Olahan lain misalnya bisa juga diolah menjadi nuget ayam dengan tambahan sayuran dalam campurannya. Pilihan dengan dikukus atau di steam juga bisa menjaga untuk mempertahankan protein dalam pangan hewani. nik/E-6
Bistik Enak

Bahan-bahan:
- Daging sapi segar kurang lebih sebanyak 500 gram. Sebaiknya memakai daging sapi bagian has dalam ataupun has luar.
- Daun bawang segar secukupnya sesuai selera atau kurang lebih 2 batang saja. Cuci bersih lalu iris-iris halus.
- Bawang bombay ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 1 pcs saja. Kupas kulitnya lalu iris-iris kecil.
- Daun seledri segar kurang lebih sebanyak 1 batang saja' Cuci bersih lalu iris-iris tipis.
- Gula pasir putih secukupnya sesuai selera.
- Kaldu bubuk instan rasa daging sapi secukupnya.
- Gula merah secukupnya.
- Kecap manis kental secukupnya.
- Minyak goreng atau margarin secukupnya.
Bumbu-bumbu:
- Bawang merah ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 15 siung saja. Kupas kulitnya dan goreng sebentar saja sebelum dihaluskan.
- Bawang putih ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 6 siung saja. Kupas kulit bawang putihnya lalu goreng sebentar sebelum dihaluskan bersama dengan bumbu lain.
- Jahe sebesar 2 ruas jari orang dewasa saja.
- Pala halus atau bubuk sesuai selera atau kurang lebih sebanyak 0.5 sendok kecil saja.
- Merica halus atau bubuk secukupnya sesuai selera.
Membuat dan Menyajikan :
- Siapkan panci berisi air bersih secukupnya.
- Rebus daging has sapi sampai empuk. Kalau ingin cepat, gunakan panci tekanan tinggi atau panci presto.
- Setelah empuk ambil dagingnya lalu potong-potong sesuai selera. Air kaldu juga disaring dari kotoran yang mungkin masih ada kemudian sisihkan kaldunya.
- Sambil menunggu dagingnya empuk, haluskan bawang merah, bawang putih, merica, pala dan jahe.
- Siapkan penggorengan dengan api sedang kecil dan beri minyak goreng atau margarin secukupnya untuk menumis bumbu bistik sapinya.
- Masukkan bumbu bistik yang sudah dihaluskan ke dalam wajan penggorengan dan aduk-aduk sampai tercium bau harum khas tumisan.
- Tuang air kaldu sisa rebusan daging sapinya ke dalam wajan penggorengan secukupnya lalu aduk-aduk supaya tercampur dengan bumbunya.
- Masukkan daging sapi yang sudah dipotong-potong ke dalam penggorengan kemudian aduk-aduk kembali.
- Masukkan gula merah, kecap manis kental, garam dapur beryodium, gula pasir dan kaldu bubuk secukupnya kemudian aduk-aduk.
- Masak sambil diaduk supaya tercampur rata sampai kuah bistiknya mengental dan meresap ke dalam dagingnya.
- Masukkan irisan daun seledri, bawang bombay dan daun bawangnya. Aduk-aduk kembali sampai sayurannya layu.
- Aduk-aduk sebentar kemudian matikan api dan pindahkan ke mangkuk sajian dengan taburan bawang merah goreng di atasnya. yun/berbagai sumber/E-6
Kaya Rempah Sajian Semur

Salah satu olahan daging yang sudah akrab sebagai masakan di keluarga Indonesia adalah semur. Masakan ini mengadopsi beef steak-nya eropa.
Semur juga telah mengalami adaptasi menjadi makanan lokal, seperti di daerah Betawi, atau bistik di di wilayah Jawa Barat atau Sunda. Bentuk dagingnya yang besar, sehingga harus dipotong-potong pada saat menyajikannya.
Keistimewaan semur ini adalah perpaduan rasa yang sudah dimodifikasi antara masakan Barat dan Timur. Sehingga sensasi makan semur ini sudah sesuai dengan lidah orang Indonesia.
Karena ada bumbu rempah yang kuat dari Timur, tetapi bumbu dasarnya berasal dari Barat yang tidak terlalu rumit. Ada beberapa yang membedakan dengan beefsteak dan semur, yakni kalu bistik sedikit berkuah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!