Usut Tuntas Pelaku Pembunuhan di Sigi Sampai ke Akar-akarnya | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 27 2021
No Comments
Pembunuhan di Sigi

Usut Tuntas Pelaku Pembunuhan di Sigi Sampai ke Akar-akarnya

Usut Tuntas Pelaku Pembunuhan di Sigi Sampai ke Akar-akarnya

Foto : Foto: Istimewa
JOKO WIDODO - Saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatuan, namun juga waspada. Kita semua harus bersatu melawan terorisme.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengingatkan tidak ada tempat untuk terorisme di Indonesia. Jokowi mengutuk ke­ras aksi teror di Desa Lemban­tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawe­si Tengah dan menilai sebagai tindakan di luar batas kemanu­siaan dan tidak beradab.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat di Tanah Air kita ini bagi terorisme,” kata Jokowi me­lalui tayangan YouTube Sekreta­riat Presiden, Senin (30/11).

Hal itu ia sampaikan dalam merespons peristiwa pembu­nuhan satu keluarga yang di­duga dilakukan kelompok Mu­jahidin Indonesia Timur (MIT), di Dusun Lima Lewonu, Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11).

Kepala Negara mengatakan peristiwa tersebut bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah masyara­kat, serta merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa. Oleh karena itu, Jokowi meminta seluruh warga untuk menjaga persatuan sekaligus tetap tenang dan waspada.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatu­an, namun juga waspada. Kita semua harus bersatu melawan terorisme,” ujarnya.

Jokowi mengatakan telah memerintahkan Kapolri Jen­deral (Pol) Idham Azis untuk mengusut tuntas jaringan-ja­ringan pelaku dan membong­karnya sampai ke akar.

Kapolri beserta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga di­minta untuk meningkatkan ke­waspadaan pascaperistiwa.

Jokowi pun menyampai­kan dukacita yang mendalam kepada para korban. Menurut dia, peristiwa itu merupakan tragedi kemanusiaan.

“Pemerintah akan memberi­kan santunan kepada mereka yang ditinggalkan,” kata Jokowi.

Keamanan Warga

Sementara itu, Menteri Ko­ordinator bidang Politik, Hu­kum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, me­negaskan pemerintah menja­min keamanan warga Kabu­paten Sigi, Sulawesi Tengah, pascaperistiwa pembunuhan satu keluarga itu.

“Pemerintah menjamin ke­amanan warga di seluruh wila­yah Indonesia, termasuk kepada warga di Kabupaten Sigi, Su­lawesi Tengah, terutama setelah terjadinya tindakan teror dan ke­kerasan terhadap warga di wila­yah itu,” ujar Mahfud MD dalam konferensi pers, Senin (30/11).

Mahfud mengatakan ja­minan keamanan itu dilaku­kan setelah pemerintah me­minta aparat keamanan untuk meningkatkan penjagaan di wilayah tersebut. Pengetatan penjagaan itu bertujuan untuk mengantisipasi tindakan teror­isme berikutnya serta mencip­takan ketertiban wilayah.

Selain itu, Mahfud juga mengimbau warga Sigi agar tak mudah terpancing jika terjadi provokasi yang dilakukan pi­hak tertentu.

“Pemerintah mengimbau kepada seluruh warga, khu­susnya masyarakat Kabupaten Sigi, agar tidak terpancing oleh upaya-upaya provokasi yang dilakukan pihak-pihak ter­tentu,” ucap Mahfud.

Mahfud menambahkan, pe­ristiwa pembunuhan ini bukan perang suku maupun agama. Menurutnya, teror dilakukan MIT pimpinan Ali Kalora me­rupakan murni sebuah aksi kejahatan. Untuk itu, kasus ini tidak bisa disebut sebagai me­wakili agama tertentu.

“Ini sebenarnya adalah upaya pihak-pihak tertentu un­tuk meneror dan menciptakan suasana yang tidak kondusif dengan tujuan menciptakan kekacauan yang bisa mengoyak persatuan dan memecah belah bangsa,” tegas Mahfud.

n ola/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment