Tiba-tiba Pasukan Grup 3 Kopassus Keluar Barak | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 27 2021
No Comments

Tiba-tiba Pasukan Grup 3 Kopassus Keluar Barak

Tiba-tiba Pasukan Grup 3 Kopassus Keluar Barak

Foto : Istimewa.
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Hari Selasa (24/11), tiba-tiba sejumlah personel pasukan baret merah yang berasal dari Batalyon 33 Group 3 Kopassus keluar dari barak. Berpakaian loreng dengan baret merah khasnya, pasukan dari Kopassus ini bergerak ke luar dari markasnya. Lalu menyebar.

Ternyata, para personel Batalyon 33 Group 3 Kopassus itu bergerak keluar dari barak, untuk mengantisipasi serangan ' musuh'. Namun, bukan musuh dari militer negara lain atau kelompok teroris, musuh yang hendak dicegah oleh pasukan baret merah ini adalah Covid-19, musuh yang tak kasat mata. 

Bekerja sama dengan  Forum Wartawan Jakarta (FWJ), anggota  Polri, Babinsa  Satpol PP dan Babinkamtibmas, personel Batalyon 33 Group 3 Kopassus menggelar operasi khusus penegakan protokol kesehatan. Operasi dilaksanakan di kawasan Kalisari dan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Operasi yang melibatkan sejumlah personel Batalyon 33 ini dipimpin langsung oleh Pasi Intel Group 3 Kopassus Lettu TNI Yuda Dwi Ramadhani.

“Melawan musuh yang tak tampak, lebih berbahaya. Bukan senjata organik yang kami gunakan sebagai senjata utama melawan Covid-19, tapi cukup menggunakan masker. Sehingga tanpa harus keluar peluru dan tanpa dar der dor,’’ kata Lettu  Yuda dalam keterangan tertulisnya yang diterima Koran Jakarta, Minggu (29/11).

Menurut Lettu Yuda, operasi khusus penegakan protokol kesehatan ini sebagai bentuk komitmen Batalyon 33 group 3 Kopassus dalam mendukung pemerintah melawan Covid-19 di masa pandemi.

Di mulai dari dipertigaan jalan utama di Kelurahan Kalisari, dan di pertigaan lampu merah Mal Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, para prajurit baret merah ini dibantu sejumlah personel Satpol PP dan anggota polisi setempat, membagikan masker kepada warga. Mereka juga memberi pemahaman tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

“Kami hanya garang sama musuh. Kalau sama rakyat kami pasti aware.  Karena sudah menjadi tugas kami justru melindungi tanah dan tumpah darah kami, rakyat Indonesia,” kata Lettu Yuda. ags/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment