Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Revolusi Mental Gagal dalam Transisi Energi, Menurut Ekonom Energi UGM

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 19:20 WIB | Oleh:
Revolusi Mental Gagal dalam Transisi Energi, Menurut Ekonom Energi UGM Doc: Foto : Antara
Ket. Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Fahmy Radhi.

YOGYAKARTA - Revolusi mental yang diusung Presiden RI Joko Widodo sejak 2014 dinilai belum mencapai hasil optimal, bahkan dianggap gagal dalam berbagai aspek, termasuk dalam transisi energi. Fahmy Radhi, seorang ekonom energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), mengkritik kurangnya kemajuan yang signifikan dari upaya tersebut.

"Penilaian itu sebenarnya tidak berlebihan karena dalam waktu hampir 10 tahun revolusi mental belum memberikan hasil maksimal di segala bidang, termasuk dalam transisi energi," ungkap Fahmy Radhi dalam rilis pers yang diterima redaksi hari ini, Rabu (19/7).

Salah satu tujuan utama transisi energi adalah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, dengan mengadopsi paradigma penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan. Namun, hingga saat ini, upaya mencapai tujuan tersebut masih minim.

"Syarat utama dalam pencapaian NZE adalah 0% karbon dari knalpot kendaraan bermotor, 0% karbon dari asap pabrik, dan 100% pembangkit listrik EBT. Hingga kini pencapaian syarat itu masih sangat minim. Hampir 100% kendaraan bermotor masih menggunakan BBM fosil, lebih 90% pabrik masih menyumbang karbon dalam jumlah besar, dan sekitar 56% pembangkit listrik masih menggunakan energi kotor batu bara," jelas Fahmy.

Untuk mengatasi kendala ini, perlu diterapkan revolusi mental dengan mengadopsi perubahan paradigma secara radikal untuk beralih dari energi fosil menjadi energi baru terbarukan (EBT). Fahmy mencatat bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya EBT yang melimpah, termasuk Biothermal, Biomass, Biofuel, Tenaga Surya, Tenaga Angin, Micro Hydro, Energi Gelombang Laut, Energi Pasang Surut, Fuel Cell, Energi Sampah, dan Energi Nuklir.

"Masalahnya, selain belum adanya perubahan paradigma, Indonesia juga tidak memiliki teknologi untuk mengembangkan EBT. Agar tidak tergantung pada teknologi negara asing, ada urgensi untuk mengembangkan teknologi EBT secara mandiri. Pasalnya, kemandirian merupakan salah satu esensi revolusi mental. Penguasaan teknologi secara mandiri harus dilakukan melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) anak bangsa dalam peningkatan kapabilitas teknologi (technological capability) EBT," tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan kapasitas SDM dan kapabilitas teknologi EBT, PT PLN (Persero) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menjalin kerja sama. Upaya ini dianggap sebagai penerapan revolusi mental untuk melakukan perubahan paradigma dan penguasaan teknologi EBT secara mandiri.

Menurut Fahmy Radhi, tanpa penerapan revolusi mental, perubahan paradigma untuk migrasi dari energi fosil kotor ke EBT dan penguasaan teknologi EBT secara mandiri akan sulit terwujud. Selain itu, pencapaian tujuan transisi energi untuk mencapai NZE pada tahun 2060 juga akan menjadi mustahil.

Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai bahwa penerapan revolusi mental dan penguasaan teknologi EBT secara mandiri adalah kunci dalam mencapai tujuan transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Dengan demikian, penting bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk lebih mempercepat langkah-langkah konkret dalam mencapai revolusi energi dan menggerakkan transisi ke energi bersih demi tercapainya sasaran NZE pada tahun 2060.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
Bank Sentral Selandia Baru ...
Nasional
Kemensos dan PT Pos Siapkan...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.