Pasar Global Terdongkrak Keberhasilan Uji Coba Vaksin | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 27 2021
No Comments
Pemulihan Ekonomi I FDA Setujui Penggunaan Antibodi dari Eli Lilly ke Pasien Covid-19

Pasar Global Terdongkrak Keberhasilan Uji Coba Vaksin

Pasar Global Terdongkrak Keberhasilan Uji Coba Vaksin

Foto : Sumber: Bloomberg – Litbang KJ/and
A   A   A   Pengaturan Font

» Uji coba vaksin oleh Pfizer menimbulkan optimisme pelaku pasar.

» Selain sambutan baik pelaku pasar di bursa saham, bursa berjangka juga bereaksi positif.

 

JAKARTA – Pasar keuangan global pada Selasa (10/11) terdongkrak senti­men positif dari berita keberhasilan uji coba vaksin Covid-19 dari perusaha­an farmasi Amerika Serikat (AS), Pfizer, yang efektivitasnya sudah mencapai 90 persen. Pencapaian tersebut jauh dari perkiraan pelaku pasar sebelumnya se­hingga menimbulkan optimisme, bukan karena sentimen kemenangan Joe Biden dalam pemilihan Presiden AS.

Selain itu, Badan Administrasi Ma­kanan dan Obat-obatan AS (FDA) juga memberikan persetujuan darurat untuk perawatan Covid-19 dengan menggu­nakan antibodi bamlanivimab dari Eli Lilly. Keputusan yang diumumkan pada Senin (9/11) waktu setempat itu berisi penggunaan antibodi tersebut hanya untuk orang yang baru terinfeksi virus Covid-19, namun tidak diperkenankan penggunaannya pada pasien yang di­rawat di rumah sakit.

Perawatan boleh digunakan pada pasien yang berusia 12 tahun ke atas yang positif dan berisiko mengembang­kan bentuk Covid-19 yang parah, seperti pada orang yang berusia di atas 65 tahun dan obesitas.

“Perkembangan pesat dan keter­sediaan bamlanivimab tidak bisa di­capai tanpa kerja keras tim Lilly kami. Kolaborasi di seluruh industri dan pe­kerjaan mendesak yang dilakukan oleh pemerintah untuk memastikan alokasi yang tepat untuk pasien yang paling membutuhkannya,” kata Kepala Ekse­kutif Eli Lilly, David A Ricks, dalam se­buah pernyataan yang dikutip dari The New York Times, Selasa (10/11).

Pada bulan Oktober lalu, perusa­haan tersebut mengumumkan bahwa mereka sepakat untuk menjual 300 ribu dosis pengobatan pada pemerintah AS. Pihak Eli Lilly mengatakan akan segera mengirimkan perawatan antibodi itu ke distibutor nasional AmerisourceBergen, yang kemudian akan mendistribusikan­nya atas nama pemerintah federal.

Perawatan menggunakan antibodi ter­sebut diyakini bisa mengendalikan infek­si dan mengurangi pasien yang dirawat di rumah sakit setelah disuntik di awal terjadinya infeksi. Pengobatan antibodi serupa seperti yang diberikan pada Pre­siden AS, Donald Trump, saat dirinya ter­infeksi Covid-19, yang dia sebut sebagai perawatan antibodi dari Regeneron Phar­maceuticals yang membantunya pulih.

“Ini adalah saat terbaik bagi terapi ini untuk digunakan, karena bisa berdam­pak,” kata Walid Gellad, Pemimpin Pu­sat Kebijakan dan Peresepan Farmasi di Universitas Pittsburgh.

Indeks Melonjak

Dua berita positif itu dinilai oleh in­vestor sebagai langkah lebih maju yang bisa mempercepat pemulihan ekonomi global. Bursa saham AS pada pembu­kaan perdagangan Senin (9/11) melon­jak menyambut kabar efektivitas vaksin Covid-19 besutan Pfizer yang mencapai 90 persen.

Indeks Dow Jones Industrial Average sempat naik 1.477 poin atau melonjak 5 persen di awal perdagangan, sedangkan S&P 500 naik 118,2 poin atau meningkat 3,4 persen ke level 3.627,62. Sedangkan Nasdaq melonjak 104,2 poin atau naik 0,9 persen ke level 11.999,43.

Penasihat Kesehatan Gedung Putih, Anthony Fauci, sebelumnya menilai efektivitas vaksin sebesar 50–60 per­sen sudah cukup baik. Sejumlah saham emiten yang berkaitan dengan pemulih­an aktivitas warga itu meroket seperti sa­ham maskapai Southwest Airlines yang melesat 22 persen dan Walt Disney yang juga menanjak 14 persen. Sebaliknya, saham Zoom terkoreksi 17 persen, Ama­zon -5,2 persen dan Netflix -8,3 persen.

Tidak hanya di bursa saham, kema­juan uji coba vaksin Pfizer juga disam­but meriah di bursa komoditas. Kontrak berjangka (futures) indeks bursa Ame­rika Serikat (AS) pada perdagangan Se­nin (9/11) melesat ribuan poin. Indeks Dow Futures melonjak hingga 1.201 poin atau naik 4,3 persen.

Pakar Ekonomi dari Universitas Sura­baya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan kemajuan dari vaksin yang dikembangkan Pfizer sangat berpenga­ruh terhadap pasar keuangan global. Pasalnya, masalah yang merundung perekonomian saat ini datangnya dari masalah kesehatan.

“Kalau penanganan masalah kese­hatan itu memperlihatkan kemajuan, pasti direspons positif pelaku pasar,” kata Wibisono. n SB/AFP/FT/E-9

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment