Masyarakat Tidak Perlu Takut Divaksin | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 5 2020
No Comments
Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19, M Ali Ghufron Mukti, tentang Vaksin Merah Putih

Masyarakat Tidak Perlu Takut Divaksin

Masyarakat Tidak Perlu Takut Divaksin

Foto : ISTIMEWA
M Ali Ghufron Mukti
A   A   A   Pengaturan Font
Vaksin merupakan salah satu solusi menangani pandemi yang telah memukul hampir seluruh sektor kehidupan.

Dengan vaksin, diharapkan masyarakat memiliki imu­nitas yang tinggi dan kebal terhadap virus korona jenis baru atau Sars-Cov-2.

Selain berkolaborasi dengan luar negeri, Indonesia sendiri tengah mengembangkan vak­sin dengan berbagai platform yaitu vaksin Merah Putih.

Untuk mengupas perkem­bangan vaksin Merah Putih, Koran Jakarta mewawancarai Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19, M. Ali Ghu­fron Mukti. Berikut petikan wawancaranya.

Kapan vaksin Merah Putih dapat dipro­duksi?

Kami berharap vaksin Merah Putih sudah mulai bisa diproduksi pada akhir tahun 2021. Kami mengakui vaksin ini butuh proses dan tahapan yang panjang. Kita targetkan pada akhir 2020 atau awal 2021 vaksin sudah bisa diuji. Adapun proses pengujiannya pertama diuji ke hewan, uji praklinis, lalu berlanjut ke uji klinis tahap 1, 2, dan 3.

Badan Pengawas Obat dan Makan­an (BPOM) nantinya menentukan skala produksinya. Setelah itu, baru bisa dipoduksi massal. Tahapan-tahapan itu harus dilalui. Kami memperhatikan ke­amanan dan keefektifannya.

Bagaimana proses pengem­bangan vaksin Merah Putih ini?

Vaksin Merah Putih ini berbasis dari virus Covid-19 yang beredar di Indonesia. Pengembangannya di­lakukan oleh anak bangsa. Keman­dirian ini sa­ngat penting mengingat kedaulatan dan ke­mampuan sebuah nega­ra dalam penguasaan teknologi dan inovasi.

Vaksin Merah Putih dikembangkan secara bersama-sama oleh perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia. Hal itu bertujuan untuk mempercepat pengembangan vaksin buatan anak ne­geri agar Indonesia mencapai keman­dirian. Vaksin Merah Putih tidak hanya dikembangkan Lembaga Eijkman, tapi juga ada UI, UNAIR, IPB, UGM, dan LIPI yang mengembangkan vaksin dengan berbagai platform.

Tidak sedikit masyarakat yang keberatan dengan vaksin maupun vaksinasi Covid-19 ini. Bagaimana tanggapan Anda?

Masyarakat tidak perlu takut terha­dap vaksin dan program vaksinasi yang nantinya akan dijalankan pemerintah. Kendati begitu, masyarakat harus tetap menjaga kesehatan karena vaksin bukan satu-satunya cara untuk terbebas dari virus Covid-19.

Tanpa kesehatan segalanya tidak ada artinya, jadi harus kita jaga kesehatan kita paling tidak dengan memakai mas­ker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Tracing, tracking, dan treatment juga harus terus diperkuat. m aden ma’ruf/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment