Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | January 27 2021
iklan koran jakarta

Beras Impor untuk Hotel dan Restoran Merembes ke Pasar

Rabu 27/1/2021 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Aparat diharapkan menindak tegas importir curang dengan memanfaatkan masa pandemi Covid-19. » Produksi beras lokal cukup, jadi seharusnya tidak perlu melakukan...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Menristek: Vent-I Hilirisasi Inovasi di Tengah Pandemi

Rabu 27/1/2021 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font

Cikarang, - Menteri Riset dan Teknologi RI Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengatakan produk ventilator Vent-I Essential 3.5 yang diluncurkan PT Panasonic Health Care Indonesia hari ini merupakan bentuk nyata perjalanan hilirisasi inovasi di tengah pandemi COVID-19.

"Indonesia masih kekurangan ventilator dan secara keseluruhan 95 persen alat kesehatan di Indonesia masih impor. Berangkat dari peluncuran ini, kalau pinjam istilah padi kita harus swasembada, memproduksi sendiri, dimulai dari ventilator ini," kata Bambang saat peluncuran produk ventilator di PT PHCI Kawasan Industri MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa.

Bambang mengatakan sebelum terjadi pandemi COVID-19, Indonesia tidak memiliki perusahaan yang khusus memproduksi ventilator dan saat pandemi muncul banyak peneliti yang mulai melakukan riset produksi ventilator hanya saja kreasi produknya belum mampu dipasarkan luas.

"Saya apresiasi perusahaan sekelas PT PHCI menangkap peluang ini. Di bawah kepemimpinan Pak Gobel (Rachmat Gobel) saya yakin karena beliau adalah seorang industrialis, satu dari sedikit pengusaha Indonesia yang mau bergerak di beragam industri," katanya.



Bambang meminta perusahaan segera meningkatkan perizinan ventilator dari semula untuk kebutuhan darurat khusus penanganan pasien COVID-19 menjadi izin reguler mengingat pentingnya ventilator sebagai alat penyembuh sakit.

"Karena ventilator tidak hanya berfungsi bagi pasien COVID-19 saja. Penyakit pernafasan dan lainnya juga membutuhkan alat ini sebagai alat pembantu yang langsung berkaitan dengan nyawa manusia. Dengan meningkatkan izin menjadi izin reguler, perusahaan akan mampu memproduksi alat ini dalam skala yang lebih besar lagi, tentunya juga harus menjaga keunggulan produk ini agar bisa menciptakan trust bagi konsumen," ucapnya.

Direktur PT Rekacipta Inovasi ITB (RII) Alam Indrawan mengatakan Vent-I merupakan bentuk nyata dari perjalanan hilirisasi inovasi yang melibatkan hampir semua elemen yang terlibat. Baik peneliti, institusi pendidikan, lembaga masyarakat, pemerintah, donatur, produsen, distributor, media, dan masyarakat itu sendiri.



"Proses hilirisasi produk Vent-I terjadi begitu cepat dan padu dalam kondisi pandemi ini. Seluruh pihak memiliki kontribusinya masing-masing yang bermuara pada pengembangan produk, penetrasi market, dan utilisasi alat pada pasien. Banyak sekali pihak yang terlibat.
Pengalaman ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua dalam komersialisasi kekayaan intelektual suatu bangsa," katanya.

RIl sendiri merupakan anak perusahaan ITB yang diberi mandat untuk mengkomersialisasi berbagai produk inovasi dan kekayaan intelektual bangsa, khususnya yang berasal dari ITB.

Rll berfungsi sebagai jembatan antar para peneliti, produsen, dan market sehingga sebuah produk hasil riset dapat dinikmati dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Perjalanan Vent-I dimulai pada saat awal munculnya wabah COVID-19 yakni kuartal pertama tahun 2020. Pada saat banyak pihak membatasi aktivitasnya secara signifikan, para peneliti ITB ditantang untuk berkontribusi pada masalah yang dihadapi bangsa ini.

"Saya memilih mati berdiri dari pada, dibandingkan mati memeluk lutut." kata Dosen ITB yang juga Ketua Tim Peneliti Vent-I sekaligus orang pertama di Indonesia yang menciptakan produk ventilator Syarif Hidayat.ant/P_4

 

Tampilkan Semua

Tersangka Kasus Rasis Ambroncius Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Rabu 27/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta,- Ambroncius Nababan, tersangka kasus dugaan penyebaran konten rasis terhadap mantan Anggota Komnas HAM Natalius Pigai, terancam dihukum lebih dari lima tahun penjara. Dalam kasusnya, Ambroncius dijerat dengan pasal berlapis...
Selengkapnya

Beras Impor untuk Hotel dan Restoran Merembes ke Pasar

Rabu 27/1/2021 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Aparat diharapkan menindak tegas importir curang dengan memanfaatkan masa pandemi Covid-19. » Produksi beras lokal cukup, jadi seharusnya tidak perlu melakukan impor karena permintaan dari restoran turun.   JAKARTA...
Selengkapnya

Kereta Semicepat Jakarta-Surabaya Buka Simpul Ekonomi Baru

Rabu 27/1/2021 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font
SURABAYA – Rencana Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) membangun jalur kereta cepat Jakarta–Bandung dan kereta semicepat Jakarta–Surabaya harus dikebut. Se­lain membuat pergerakan arus barang dan manusia yang lebih...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

India Segera Blokir Permanen 59 Aplikasi Tiongkok

Rabu 27/1/2021 | 07:12
A   A   A   Pengaturan Font

NEW DELHI – Pemerintah India telah memutuskan untuk secara permanen memblokir aplikasi video TikTok dan 58 aplikasi buatan Tiongkok lainnya. “Putusan ini diambil setelah menelaah tanggapan-tanggapan dari pihak perusahaan pembuat aplikasi terkait isu mengenai kepatuhan dan privasi,” demikian keterangan dua narasumber yang mengetahui permasalah ini pada Selasa (26/1).

Saat pertama kali diberlakukan larangan pada Juni, Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India (MeitY) memberi kesempatan pada 59 aplikasi itu untuk menjelaskan posisi mereka atas berbagai masalah termasuk apakah mereka telah menerapkan sensor konten, bekerja atas nama pemerintah asing atau turut melobi pihak-pihak pemberi pengaruh.

Perusahaan-perusahaan yang dikorek keterangannya oleh MeitY antara lain perusahaan pengembang aplikasi video berbagi TikTok yang populer yaitu ByteDance, Tencent Holdings yang mengembangkan aplikasi WeChat dan Alibaba yang mengembangkan aplikasi mesin pencari UC Browser.

Seluruh perusahaan aplikasi Tiongkok itu pada Juli lalu diminta untuk menjawab 77 pertanyaan di tengah meningkatnya ketegangan bilateral antara India dan Tiongkok menyusul terjadinya pertikaian di perbatasan kedua negara.

Seorang narasumber mengatakan bahwa sebuah panel pemerintah yang meninjau larangan aplikasi itu telah memutuskan, usai mereka menelaah serangkaian jawaban, bahwa tidak akan ada perubahan atas sikap pemerintah untuk saat ini karena larangan tersebut demi kepentingan keamanan dan kedaulatan nasional India.

“Pihak pemerintah telah mengirimkan pemberitahuan kepada perusahaan untuk menginformasikan mereka atas keputusan ini,” kata narasumber itu.

Dalam keterangan narasumber itu tak dirinci kapan larangan ini akan diterapkan. Namun harian Times of India pada Senin (25/1) malam menulis bahawa larangan ini sifatnya permanen.

Menanggapi laporan itu, pihak TikTok menyatakan bahwa mereka akan melakukan evaluasi pemberitahuan putusan itu dan akan segera akan mengeluarkan tanggapan.

“Kami terus berupaya untuk mematuhi hukum dan peraturan setempat serta melakukan yang terbaik untuk mengatasi masalah apa pun yang mungkin dimiliki pemerintah. Memastikan privasi dan keamanan semua pengguna tetap menjadi prioritas utama perusahaan kami,” kata TikTok.

 

Sengketa Perbatasan

Perpanjangan larangan aplikasi Tiongkok itu dilakukan selang beberapa hari setelah pasukan India dan Tiongkok terlibat dalam "pertikaian kecil" di wilayah perbatasan kedua negara yang disengketakan di Himalaya timur.

Saat MeitY pada Juni lalu mengeluarkan larangan terhadap aplikasi buatan Tiongkok, kementerian itu menegaskan bahwa aplikasi tersebut telah merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara, dan ketertiban umum.

Larangan ini dikeluarkan tak lama setelah terjadi insiden baku hantam antara pasukan penjaga perbatasan India dan Tiongkok di sebuah lokasi di perbatasan Himalaya yang disengketakan. Insiden itu telah menyebabkan 20 tentara India tewas.

Setelah insiden di perbatasan, pada September, India melarang 118 aplikasi seluler Tiongkok lainnya termasuk video game Tencent yang populer, PUBG, dan larangan itu semakin meningkatkan tekanan pada perusahaan teknologi Tiongkok menyusul kemandekan negosiasi di perbatasan.

Hingga saat ini 118 aplikasi itu masih dilarang dan belum ada keputusan yang diambil untuk langkah pencabutan larangan. NikkeiAsia/livemint/I-1

Tampilkan Semua

Militer Myanmar Ancam Lakukan Kudeta

Rabu 27/1/2021 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
NAYPYIDAW – Pihak militer Myanmar pada Selasa (26/1) mengancam akan melakukan kudeta jika tuntutan mereka bagi penyelidikan atas dugaan terjadinya kecurangan pada pemilihan umum tahun lalu tak digubris. Dalam pemilu yang digelar...
Selengkapnya

Kesenjangan Vaksin Covid-19 Kian Memburuk

Rabu 27/1/2021 | 06:52
A   A   A   Pengaturan Font
JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO)  pada Senin (25/1) malam menyatakan bahwa kesenjangan soal vaksin Covid-19 antara negara kaya dan miskin dari waktu ke waktu kian memburuk. Menanggapi...
Selengkapnya

Russia Akan Produksi Massal Vaksin EpiVacCorona

Rabu 27/1/2021 | 05:25
A   A   A   Pengaturan Font
MOSKWA – Otoritas di Russia pada Selasa (26/1) menyatakan bahwa mulai bulan depan akan memproduksi secara massal vaksin virus korona kedua serta telah mendaftarkan izin penggunaan atas vaksin virus korona ke-3 produk dalam negeri...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Gibran Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi di Kemensos

Senin 21/12/2020 | 15:59
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Putra Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, membantah adanya informasi bahwa pihaknya terlibat dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial Menteri Sosial Juliari Batubara.

Melalui siaran pers, Jakarta, Senin (21/12), Gibran menekankan bahwa pihaknya tidak pernah ikut campur atau merekomendasikan pengadaan goodie bag dari PT Sritex yang digunakan sebagai wadah paket bansos yang dibagikan Kemensos.

"Tidak benar itu, saya tidak pernah rekomendasikan atau memerintah atau ikut campur dalam urusan bansos, apalagi rekomendasikan goodie bag, tidak pernah. Itu berita tak benar," kata Gibran melalui rilis seperti dikutip dari Antara.

Gibran pun menantang agar semua pihak membuktikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri kebenaran isu tersebut.

Selain itu, dia juga meminta agar melakukan pengecekan kepada pihak Sritex.

"Nanti silakan di-crosscheck KPK, crosscheck ke Sritex, sepertinya Sritex juga sudah keluarkan statement, jadi itu berita tidak benar dan tidak bisa dibuktikan. Kalau mau korupsi, kenapa kok baru sekarang, tidak dulu-dulu? Tidak, saya tidak pernah seperti itu," ujar Gibran.

Terkait dengan dana kampanye, Gibran pun mempersilakan seluruh pihak untuk memeriksa secara langsung mengingat laporan itu secara terbuka dan transparan.

"Lho 'kan bisa dicek sendiri, bisa dicek semua LHKPN, dana kampanye bisa semua dicek online. Silakan nanti dicek kepada Bu Roro selaku bendahara tim Gibran, kami tak pernah tutup-tutupi," tutur Gibran.bud/E-9

Tampilkan Semua

. Polisi Ungkap Avsec Bandara Soetta Terkait Kerumunan Massa

Kamis 19/11/2020 | 23:46
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta diklarifikasi terkait protokol kesehatan saat kedatangan kembali Rizieq Shihab di Indonesia. "Kalau yang dari bandara itu kita harus mengetahui...
Selengkapnya

Panglima TNI Beri Ucapan Selamat Atas Pengabdian Korps Marinir

Senin 16/11/2020 | 05:35
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa perjuangan dan pengabdian Korps Marinir telah mewarnai sejarah perjalanan bangsa Indonesia."Saya mengucapkan selamat hari ulang tahun...
Selengkapnya

Tangkap Ikan Secara Ilegal di Pulau Berhala, Kapal Ikan Malaysia Ditangkap Satgas 115

Minggu 15/11/2020 | 17:57
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Tim Satgas 115 berhasil meringkus kapal ikan asing berbendera Malaysia dan dinakhodai oleh warga negara Myanmar, yang tengah menangkap ikan secara ilegal di dekat perairan Pulau Berhala, Sumatera Utara."Waktu kita tangkap, kapal...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
beriklan di koran jakarta
Ekonomi

Bisnis PR Harus Bertransformasi

Selasa 26/1/2021 | 20:25
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Ketua Umum Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas), Agung Laksamana menegaskan bisnis public relation (PR) benar-benar mengalami tantangan selama Pandemi Covid-19, sementara di sisi lain peran PR sangat krusial di tengah kondisi new normal.

“Dengan pandemi Covid, semua berhenti, semua stop. Campaign global, tren heboh yang sudah kita siapkan sudah tidak relevan lagi. Di tahun 2021 ini, dunia humas menghadapi bukan satu tantangan, tapi sepuluh tantangan sekaligus. Sepuluh tantangan kompleksitas dunia praktisi humas,” ujar Agung dalam penghargaan Indonesia Public Relation 2021 (IPRA) yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi secara virtual pada, Selasa (26/1).

Agung membeberkan, selain dari pandemi Covid itu sendiri, tantangan yang dihadapi PR mencakup disrupsi bisnis, media lansekap yang berubah, adanya fake news dan hoaks, adanya fake influencer dan fake followers, serta keberadaan robot journalism dan artificial intelligence (AI).

Selain itu, kondisi yang serba mobile juga menjadi tantangan tersendiri. Ada pula soal informasi yang berlebihan, hingga tingkat perhatian audience yang berkurang. “Robot sudah bisa membuat berita, di Jepang artificial intelligence (AI) sudah bisa menjadi creative director, membuat iklan, dan video musik.

Di Tiongkok, AI sudah menjadi news anchor. Di era 4.0 ini, lalu lintas informasi begitu deras, target audience kita bingung, mana yang kredibel, publik sendiri tidak bisa membedakan,” ungkapnya.

Di sinilah, kata Agung, PR harus bisa memahami. Ia menyebut, setidaknya ada tiga ‘mantra’ yang perlu menjadi fokus dan dilakukan oleh PR di masa sekarang. Salah satunya adalah harus bisa mengadopsi kondisi perubahan yang ada.

Kedua, harus beradaptasi dengan strategi-strategi baru untuk melihat platform-platform baru. Ketiga,  harus mahir, kita harus canggih, kita harus expert di dalam bidang kita. Kita juga harus memahami fundamendal dari PR itu sendiri,” pungkasnya.

Founder sekaligus Presiden Komisaris Warta Ekonomi, Fadel Muhammad, menyatakan bahwa penyelenggaraan IPRA kali ini memiliki suasana dan makna yang berbeda dibanding penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini lantaran kita semua saat ini masih sedang dalam keadaan pandemi, yang seperti halnya kita ketahui bersama, utilisasi teknologi kini memiliki peran yang semakin penting. “Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 2020, disebutkan bahwa sebanyak 77 persen dari responden yang merupakan para praktisi di dunia ke-PR-an merasakan betul bahwa peran PR menjadi semakin penting di saat pandemi ini,” ujar Fadel.

Berkaca pada hasil penelitian tersebut, Fadel mengimbau pada segenap praktisi PR yang hadir dalam acara kali ini untuk dapat turut mengambil peran lebih besar lagi di masyarakat. Termasuk juga terkait program vaksinasi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah sejak tanggal 13 Januari 2021 lalu. ers/E-10

 

Tampilkan Semua

Pemkab Tapanuli Selatan Gerakkan UMKM melalui Dunia Maya

Selasa 26/1/2021 | 14:24
A   A   A   Pengaturan Font
Sipirok – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menggerakkan ekonomi masyarakatnya dengan memanfaatkan dunia maya, diantaranya dengan membuat aplikasi pemasaran online. "Era industri 4.0 (IT) kian tak terbendung....
Selengkapnya

Harga Emas Dunia Kembali Melemah Karena Investor Berburu Dollar AS

Selasa 26/1/2021 | 14:23
A   A   A   Pengaturan Font
Chicago – Harga emas kembali melemah pada akhir perdagangan Senin (25/1/2021) waktu Chicago, Amerika Serikat (AS) atau Selasa (26/1/2021) pagi WIB, mencatat penurunan untuk hari ketiga berturut-turut karena kurs dollar AS...
Selengkapnya

Harga Minyak Global Menguat Dipicu Prospek Stimulus AS dan Pasokan

Selasa 26/1/2021 | 14:20
A   A   A   Pengaturan Font
New York – Harga minyak menguat sekitar satu persen pada akhir perdagangan Senin (25/1/2021) waktu New York, Amerika Serikat (AS) atau Selasa (26/1/2021) pagi WIB, terangkat optimisme seputar rencana stimulus AS dan beberapa...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
beriklan di koran jakarta
Daerah

OJK Pelopori Pembentukan Komunitas UMKM Milenial YES Sultra

Senin 25/1/2021 | 21:41
A   A   A   Pengaturan Font

KENDARI- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara dan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (APPUK) memelopori pembentukan komunitas UMKM Millenial yang disebut Youth Entrepreneur Solution Sulawesi Tenggara (YES Sultra).

"OJK Sultra akan turut melakukan pembinaan dan pengembangan komunitas wirausaha muda ini sebagai salah satu media dukungan pemulihan ekonomi nasional serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Saya sangat mengapresiasi kehadiran YES Sultra di Bumi Anoa," kata Kepala OJK Provinsi Sultra, Mohammad Fredly Nasution saat pelantikan pengurus YES Sultra di Kendari, Senin (25/1).

YES Sultra, kata dia, adalah forum atau komunitas yang dikelola oleh para pengusaha muda yang memiliki visi mewujudkan wirausaha muda kreatif, inovatif, responsif dan berdaya saing untuk berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.

"Selain UMKM dan anak-anak muda, besar harapan kami secara khusus komunitas ini dapat menjadi media inovasi pemberdayaan perempuan yang berkesinambungan dan komprehensif. Kami akan sinergikan dengan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, UMKMMU, dan kegiatan lain di OJK Sultra yang bekerja sama dengan berbagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) atau stakeholder untuk memperbesar dampak," katanya seperti dikutip dari Antara.

Selama kepemimpinan Fredly, sudah dua komunitas yang berada dalam binaan OJK Sultra, yaitu Komunitas Learning Center (KLC) dan YES Sultra yang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara serta APPUK sebagai bentuk nilai tambah dan kontribusi entitas bagi kemajuan Bumi Anoa.

YES Sultra memiliki Dewan Pembina, yaitu Muhammad Yusup (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara), Ridhony M. H. Hutasoit (Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sultra), dan Salmiah Ariyani (Direktur ASPPUK).

Selanjutnya, pengurusan perdana YES Sultra akan dipimpin oleh Cedrik Elcid Wurara, dengan Sekretaris Reni Anggreni dan Bendahara Riska. Tepat 25 Januari 2021, Pengurus Perdana YES Sultra Periode 2021-2023 resmi dilantik oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara di Gedung Learning Center OJK Sultra.bud/E-9

Tampilkan Semua

120 Personel Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Gudang CPO di Teluk Bayur

Minggu 24/1/2021 | 20:22
A   A   A   Pengaturan Font
PADANG- Sebanyak 120 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar gudang CPO milik PT Padang Raya Cakrawala (PRC) di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (24/1).Kepala Bidang...
Selengkapnya

Pecinta Alam se Kalbar Distribusikan Bantuan ke Wilayah Bencana

Minggu 24/1/2021 | 20:15
A   A   A   Pengaturan Font
PONTIANAK- Sejumlah komunitas dan pecinta alam se-Kalimantan Barat membentuk Posko Kemanusiaan dan mendistribusikan bantuan berupa sembako dan pakaian serta buku bacaan pada beberapa titik wilayah di Kalbar yang jadi korban banjir dan...
Selengkapnya

PLN Makassar Siapkan 25 Lampu Tenaga Surya Bagi Warga Ulumanda Sulbar

Minggu 24/1/2021 | 20:10
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR- PT PLN (Persero) telah menyiapkan 25 unit lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) sebagai alternatif penerangan sementara bagi warga Kecamatan Ulumanda, Sulawesi Barat.Pemulihan kelistrikan di Sulbar pascagempa 15 Januari lalu,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
beriklan di koran jakarta
Otomotif

Callum Pensiun, Ford Gaet Desainer Anthony Lo

Selasa 26/1/2021 | 17:57
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA-Ford Motor Company mengumumkan bahwa wakil presiden desain kendaraan Ford dan Lincoln Moray Callum akan segera pensiun sehingga pabrikan otomotif AS itu menunjuk Anthony Lo sebagai penggantinya.

Callum akan mengakhiri karier 38 tahunnya dalam pengembangan produk--yang lebih dari setengahnya bersama Ford--, dan akan digantikan oleh Anthony Lo, yang terakhir menjabat sebagai wakil presiden desain eksterior di Groupe Renault.

Pensiun Callum berlaku efektif 1 Mei mendatang, memungkinkan transisi satu bulan untuk Lo, yang akan bekerja efektif bersama Ford pada 1 April 2021, kata Ford dalam pernyataannya, dikutip Selasa.

Seperti Callum, Lo akan melapor ke Hau Thai-Tang, kepala platform produk dan operasi Ford.

Pengaruh desain Callum di Ford dan industri sangat luas. Pekerjaan terbarunya sangat produktif, karena Callum dan timnya membantu menciptakan dan memperkenalkan F-150 2021, Mustang Mach-E, dan Bronco serta Bronco Sport yang ditata ulang. Bahasa desain yang halus dan modern untuk Lincoln sangat penting untuk kebangkitan merek secara global.

Di antara desain terkenal yang dikerjakan Callum sepanjang kariernya di otomotif antara lain truk Super Duty 1999, Explorer 2011, Mazda MX-5 2005, Mazda CX-7 2007, Mustang dan F-150 2015, dan GT 2016.

"Pengaruh Moray terlihat di jalan-jalan di seluruh dunia,” kata Thai-Tang. "Dia membawa dan mempertahankan visi desain dan kepemimpinan ke studio--termasuk Ghia di Italia dan Mazda di Jepang, selain Ford dan Lincoln--yang telah meningkatkan keindahan, makna, dan fungsi mobil, truk, dan SUV bagi jutaan pelanggan."

Callum, yang berasal dari Skotlandia, memiliki dua masa kerja dengan Ford selama total 20 tahun. Yang pertama adalah dari 1995 hingga 2001, ketika dia kemudian bergabung dengan Mazda di Jepang selama lima tahun untuk memimpin transformasi desain perusahaan itu.

Pada saat itu, Ford memiliki kemitraan dan kepemilikan di Mazda. Callum kembali ke Ford pada tahun 2006 sebagai direktur eksekutif, desain, untuk Amerika, dan dipromosikan ke perannya saat ini pada tahun 2014.

Lo akan bergabung dengan Ford di tengah rencana ambisius untuk berbalik dan mengembangkan bisnis otomotifnya, dengan desain kendaraan must-have yang berkelanjutan.

"Industri kami berkembang lebih cepat dari sebelumnya, dan Ford akan memenangkan kepercayaan pelanggan dengan tetap menjadi yang terdepan dalam kurva tersebut,” kata Thai-Tang.

"Anthony adalah pemimpin desain kelas dunia dengan rekam jejak global yang patut dicontoh. Kami sangat senang dia memimpin organisasi desain kami saat kami mempercepat pembuatan produk yang terhubung, cerdas, dan semakin bertenaga."

Lahir di Hong Kong, Lo mendapatkan terobosan pertamanya di industri otomotif pada tahun 1987, ketika seorang profesor di Royal College of Art di London di mana dia belajar menawarinya posisi di Lotus Cars di Inggris.Ant/E-9

Tampilkan Semua

Suzuki Sematkan APAR Pada Setiap Unit Kendaraannya

Selasa 26/1/2021 | 17:28
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Suzuki telah memberikan perangkat APAR pada setiap kendaraan barunya tak terkecuali New Carry Pick Up yang baru saja diluncurkan beberapa waktu yang lalu, Hal itu guna mendukung kebijakan peraturan yang dikeluarkan oleh...
Selengkapnya

Varian Baru Porsche Taycan Banyak Penyegaran, Harga Mulai Rp 2,5 Miliar

Senin 25/1/2021 | 07:08
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Porsche menghadirkan varian keempat dari sedan sport all-electric Taycan, dengan fitur yang dilengkapi dengan penggerak roda belakang dan tersedia dengan dua ukuran baterai."Sebagai anggota termuda dari keluarga model, Taycan...
Selengkapnya

Mobil BMW M-1 1980 Milik Mendiang Aktor Paul Walker Dilelang

Senin 25/1/2021 | 07:07
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA-  Mobil BMW M1 1980 milik mendiang aktor Paul Walker, yang terkenal melalui film-film "Fast and Furious", yang sebelumnya merupakan bagian dari koleksi AE Performance (Paul Walker dan Roger Rodas), dilelang.Dikutip dari Auto...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

Google Donasikan US$150 Juta untuk Edukasi Vaksin Covid-19

Selasa 26/1/2021 | 17:50
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Google mengumumkan inisiatif dengan menyediakan lebih dari 150 juta dollar AS atau sekitar Rp2,1 triliun untuk mempromosikan edukasi dan distribusi vaksin COVID-19.

"Kami menyediakan lebih dari 150 juta dolar untuk mempromosikan edukasi vaksin dan distribusi yang adil serta mempermudah untuk menemukan informasi yang relevan secara lokal, termasuk kapan dan di mana mendapatkan vaksin," ujar CEO Google dan Alphabet, Sundar Pichai, dalam blog resmi Google, dikutip Selasa.

"Kami juga akan membuka ruang Google untuk dijadikan situs vaksinasi sesuai kebutuhan," dia menambahkan.

Beberapa fasilitas Google, seperti gedung, tempat parkir dan ruang terbuka, akan tersedia sebagai klinik vaksinasi, dengan rencana untuk membuka klinik di Los Angeles, San Francisco, Kirkland, Washington dan New York City terlebih dahulu, kemudian berkembang secara nasional saat vaksin tersedia lebih banyak.

Pichai juga mengumumkan Google akan memberikan 100 juta dolar AS dalam bentuk hibah iklan kepada CDC Foundation, WHO dan organisasi nirlaba lainnya.

Raksasa teknologi itu berencana untuk menginvestasikan 50 juta dolar AS dalam kemitraan dengan badan kesehatan masyarakat untuk membantu mendapatkan informasi tentang vaksin kepada masyarakat yang kurang terlayani.

"Upaya kami akan sangat fokus pada akses yang adil ke vaksin," ujar Pichai.

"Data awal di AS menunjukkan bahwa populasi yang terpengaruh secara tidak proporsional, terutama orang kulit berwarna dan orang-orang di komunitas pedesaan, tidak mendapatkan akses ke vaksin pada tingkat yang sama seperti kelompok lain," dia melanjutkan.

Google memberikan 5 juta dolar AS dalam bentuk hibah kepada sejumlah organisasi, seperti Satcher Health Leadership Institute milik Morehouse School of Medicine, yang berfokus menangani perbedaan ras dan geografis dalam akses vaksin.Ant/E-9

Tampilkan Semua

Realme Berencana Tambah 100 Gerai

Selasa 26/1/2021 | 17:47
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Realme berencana untuk membuka sebanyak 100 official store atau gerai resmi pada kuartal pertama (Q1) tahun ini sebagai strategi untuk mendorong penggunaan perangkat AIoT miliknya."Fokus kita di 2021 ini adalah kita akan...
Selengkapnya

Karyawan Google di Seluruh Dunia Bentuk Aliansi Serikat Pekerja

Selasa 26/1/2021 | 17:39
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Karyawan Google dari seluruh dunia membentuk aliansi serikat pekerja, beberapa pekan setelah pekerja di raksasa mesin pencari itu dan unit lain dari perusahaan induk Aplhabet membentuk serikat pekerja untuk kantor AS dan...
Selengkapnya

Twitter Buat Program Untuk Menandai Cuitan yang Menyesatkan

Selasa 26/1/2021 | 17:37
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Twitter meluncurkan program yang memungkinkan pengguna menandai cuitan yang mereka yakini menyesatkan, dan menulis catatan untuk memberikan konteks.Dinamai Birdwatch, program tersebut hadir terlebih dahulu di Amerika Serikat,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Surya Internusa Group Luncurkan Subang Smartpolitan

Selasa 22/12/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Setelah sukses mengembangkan kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang, Surya Internusa Group (SSIA) melalui anak usahanya, PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) telah meluncurkan pembangunan kawasan kota mandiri masa depan yang berkonsep smart & sustainable city bertajuk “Subang Smartpolitan”. 
 
Subang Smartpolitan yang berada di kawasan Rebana Metropolitan ini telah menjadi incaran para pelaku bisnis dari dalam dan luar negeri yang akan mengembangkan usahanya di Indonesia khususnya di koridor timur Jawa Barat.
 
Presiden Direktur Surya Internusa Group, Johannes Suriadjadja, mengatakan Subang Smartpolitan a city made from future dengan konsep smart & sustainable. Kita bangun kota mandiri berkualitas yang selaras dengan visi perusahaan yakni Building a Better Indonesia. Subang Smartpolitan akan menjadi kota modern penuh kreatifitas yang memberikan kontribusi bukan hanya pada kota Subang tetapi juga untuk Indonesia.
 
“Subang Smartpolitan menyediakan infrastruktur berbasis IoT dimana perencanaannya mengedepankan teknologi dan sistem perkotaan yang efisien dan terintegrasi, sehingga Subang Smartpolitan bisa menjadi contoh ideal bagi pengembangan kota mandiri selanjutnya di Indonesia,” kata Johannes dalam keterangan tertulisnya.  
 
Sedangkan, VP Sales & Marketing, Abednego Purnomo menjelaskan definisi “sustainable” pada konsep smart & sustainable kami tidak hanya berkiblat kepada ramah lingkungan, namun “sustainable” disini juga diartikan bahwa setiap investasi/bisnis yang dilakukan di Subang Smartpolitan berjalan berkesinambungan.
 
“Pengalaman kami selama 31 tahun di Suryacipta City of Industry di Karawang telah kami tingkatkan dengan mengadopsi teknologi terkini guna mengedepankan efisiensi dan efektifitas dalam berinvestasi. Sebagai contoh dimana nantinya investor dapat memonitor dan mengontrol operational di Subang Smartpolitan dari kantor mereka di Jakarta, atau bahkan dari kantor pusat mereka di negara asal,” katanya.
 
Abednego juga mengatakan bahwa Subang Smartpolitan juga menerapkan konsep ramah lingkungan (green technology) seperti pengolahan limbah cair Waste Water Treatment Plant (WWTP) yang dimonitor secara  ketat sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan akibat aktifitas industri di Subang Smartpolitan. 
 
“Untuk limbah cair akan diolah di WWTP hingga limbah yang dikembalikan ke alam sudah dipastikan aman. Untuk limbah padat atau limbah B3 (mengandung zat beracun/berbahaya) akan diserahkan pada pengelola limbah terakreditasi dan bersertifikat, sedangkan limbah rumah tangga akan diangkut oleh petugas kebersihan,” katanya. 
 
Sementara itu, VP Investor Relations & Corporate Communications SSIA, Erlin Budiman, mengatakan Subang Smartpolitan berdiri di atas lahan 2,700 Ha dengan pengembangan tahap pertama 400 Ha termasuk kawasan industri, residensial serta komersial (pendidikan, rumah sakit dan hotel) sehingga menjadikan kawasan ini sebagai cikal bakal kota mandiri masa depan yang tepat untuk aktivitas bekerja, tinggal, belajar serta hiburan.
 
“Ada 2 rumah sakit yang sedang dalam tahap penjajakan, selain itu juga akan dibangun shopping mall, factory outlet, fasilitas hiburan dan olahraga. Dalam kawasan juga akan terdapat danau dan suasana asri dari pepohonan dan taman yang menambah nyaman suasana. Semua kita rencanakan secara matang dan ditargetkan pembangunan tahap pertama rampung dalam 5 tahun” katanya.
 
Seperti yang diketahui bahwa Subang Smartpolitan merupakan pelopor di Rebana Metropolitan, yang memiliki akses langsung melalui tol Cipali, Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, serta kereta cepat yang bisa dijangkau dengan mudah dari Jakarta. Pembangunan akses tol dari KM 89 Cipali menuju kawasan Subang Smartpolitan yang juga membuka akses langsung ke Pelabuhan Patimban akan dirampungkan pada tahun 2024.
 
Sejumlah investor dari berbagai industri sudah menyatakan tertarik mengembangkan bisnis di Subang Smartpolitan. Ditargetkan di kawasan tersebut akan hadir perusahaan dari sektor otomotif, consumer goods, pharma & medical equipment, high precision industries, IT, data services, logistic, warehouse dan sebagainya. “Berkaca dari pengalaman di Suryacipta City of Industry, perusahaan yang mengisi kawasan industri kami 70% dari perusahaan multinasional dan sisanya perusahaan nasional,” tutup Erlin.  mza
Tampilkan Semua

Topping Off Hotel Episode Serpong

Jumat 28/8/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Hotel Episode merupakan hotel berbintang empat yang terletak di Gading Serpong yang dikenal sebagai kota satelit yang ramai, terletak di lokasi yang strategis karena dekat dengan pusat pameran terbesar di Indonesia yakni ICE...
Selengkapnya

Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun

Senin 17/8/2020 | 18:58
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Meski sempat terhambat oleh kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, PT Permadani Khatulistiwa Nusantara (PKN) anak usaha Rajawali Property Group (RPG) akhirnya berhasil menyelesaikan...
Selengkapnya

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Swiatek Kembali Fokus untuk Harapan yang Lebih Besar di 2021

Rabu 27/1/2021 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta - Petenis Polandia Iga Swiatek kembali bersiap untuk mewujudkan harapan yang lebih besar tahun ini, setelah menghabiskan beberapa bulan untuk mengasah kekuatan mentalnya pasca kemenangan di Roland Garros pada Oktober 2020.

Petenis berusia 19 tahun itu berubah dari atlet remaja yang tidak dikenal di peringkat 54 dunia WTA, hingga menjadi sorotan dunia ketika dia memenangi gelar pada Grand Slam di Paris.

Swiatek, yang akan memulai musimnya di Melbourne pada acara pemanasan WTA menjelang Australian Open, masih merasakan perubahan dalam hidupnya saat ia bekerja keras melalui pramusimnya pada Desember di Tenerife, Spanyol Selatan.

"Dua minggu yang gila setelah French Open. Tapi kemudian, ketika kami mulai fokus pada latihan, sempat terpikir akan sulit dan melelahkan," kata Swiatek seperti dilansir laman resmi WTA, Selasa.

"Tapi sebenarnya, ketika saya berada di lapangan, rasanya seperti kembali ke dasar dan kembali pada apa yang saya tahu dan apa yang sudah lama saya lakukan. Itu bagus. Saya dapat melihat bahwa di sana lah tempat saya berada dan merasa aman dan percaya diri,"

Swiatek adalah petenis putri termuda yang memenangkan French Open setelah Monica Seles pada 1992, dan yang pertama melakukannya tanpa kehilangan satu set pun sejak Justine Henin pada 2007.

Dia kemudian naik ke peringkat 17 yang jadi tertinggi dalam karirnya, serta terpilih sebagai petenis paling meningkat dan terfavorit penggemar pada penghargaan WTA.

Pelatihnya, Piotr Sierzputowski, yang memenangi penghargaan sebagai pelatih terbaik, tidak puas dengan satu gelar Grand Slam dan memberikan Swiatek latihan khusus bersama pelatih psikologi Daria Abramowicz.

"Ketika kami berbicara tentang tujuan di musim depan, dia berkata dia akan puas ketika saya memenangkan beberapa (turnamen) di antaranya," Swiatek menyebutkan.

"Ini tidak akan menjadi satu-satunya dan kami akan membuktikan bahwa saya bisa konsisten dan menjadi pemain yang matang. Kami juga bekerja dengan Daria untuk aspek mental, karena saya tahu musim depan akan lebih sulit bagi saya karena ekspektasi dan semua itu," pungkasnya.ant/P-4

 

Tampilkan Semua

Rashford Bisa Kembali Perkuat MU Lawan Sheffield United

Rabu 27/1/2021 | 08:00
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta, - Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memastikan Marcus Rashford cukup bugar dan bisa kembali memperkuat timnya saat melawan Sheffield United dalam laga pekan ke-20 Liga Inggris di Old Trafford pada Rabu waktu...
Selengkapnya

Bertikai dengan Wasit, Pelatih Inter Milan Antonio Conte Diskors untuk Dua Pertandingan

Rabu 27/1/2021 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pelatih Inter Milan Antonio Conte dijatuhi skors dua pertandingan dan denda 20.000 euro oleh komisi disiplin FIGC, terkait pertikaiannya dengan wasit Fabio Maresca, demikian dilansir Football Italia. Conte dihukum akibat insiden yang...
Selengkapnya

Barcelona Terlilit Utang Besar

Rabu 27/1/2021 | 07:00
A   A   A   Pengaturan Font
Barcelona - Barcelona merilis laporan keuangan tahunan mereka, yang mengungkapkan bahwa klub Katalunya tersebut memiliki utang besar akibat krisis pandemi virus corona serta pengeluaran besar mereka dalam beberapa bursa transfer...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Mafia “Kencing” BBM di Tengah Laut

Selasa 26/1/2021 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kita punya banyak perangkat penegakan hukum khusus penegakan hukum di laut dan pantai. Tapi kenyataannya itu belum cukup untuk membendung lajunya mafia penjualan BBM ilegal di tengah laut.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengamankan dua kapal asing berjenis motor tanker (MT) di perairan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu 24/1).

Dua kapal tanker berbendera Iran dan Panama itu diduga tengah melakukan transfer bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal alias “kencing” di tengah laut. Kedua kapal tanker itu bernama MT Horse berbendera Iran dan MT Frea berbendera Panama.

Dua kapal asing terpantau oleh KN Marore-322. Saat itu, KN Marore tengah melakukan Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut Dalam Negeri. KN Marore tak sengaja mendeteksi kontak radar diam dengan indikasi AIS dimatikan sekitar pukul 05.30 WIB. KN Marore lantas mendekati titik radar di perairan Pontianak tersebut.

Komandan KN Marore-322 memerintahkan untuk bergerak mendekati kontak dengan kecepatan 16 knot. Setelah 30 menit berlalu, KN Marore-322 mendeteksi secara visual dua kapal tersebut sedang melaksanakan ship to ship, transfer BBM ilegal. Dua kapal tersebut juga diduga sengaja menutup lambung kapal dengan kain untuk membohongi aparat penegak hukum Indonesia.

Awak KN Marore-322 lantas melakukan kontak radio terhadap kedua kapal tersebut untuk mengonfirmasi keberadaannya di perairan Pontianak. Namun, tak mendapat respons dari kedua kapal tanker tersebut.

Dugaan awal, kedua kapal tanker itu melanggar hak lintas transit pada ALKI I dengan keluar dari batas 25NM ALKI. Kemudian, melakukan lego jangkar di luar ALKI, melaksanakan ship to ship transfer BBM ilegal, tidak mengibarkan bendera kebangsaan, AIS dimatikan serta MT Frea (Panama) melaksanakan oil spiling.

“Kencing” di tengah laut itu sebenarnya sudah menjadi rahasia umum dan terus terjadi. “Kencing” di tengah laut itu menjadi mata pencarian seluruh kapal, baik di Indonesia dan dari luar negeri. Praktik haram ini menjadi sampingan bagi kapten kapal dan kepala kamar mesin untuk mendapatkan “fulus” tambahan.

Padahal, larangan bongkar muat barang di tengah laut (transhipment) itu telah dirilis di era Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Kita punya banyak perangkat penegakan hukum khusus penegakan hukum di laut dan pantai. Sebut saja Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia Coast Guard (IDNCG), Polairud, KPLP Coast Guard dan Marine Customs Bea Cuka.

Tetapi, kenyataannya itu belum cukup untuk membendung lajunya mafia penjualan BBM ilegal, baik di tengah laut atau di pelabuhan. Perbuatan “kencing” di laut ini sudah menjadi kerja sindikat yang tentunya punya “backing” orang kuat.

Kerugian negara akibat “kencing” di laut ini sangat besar sekali. Apalagi kalau BBM yang dijual adalah BBM subsidi. Karena itu, pemerintah harus membuktikan keseriusan untuk memberantas pencurian minyak dengan modus “kencing” di tengah laut karena ini sudah jadi isu publik yang serius.

Pemerintah harus bertindak tegas agar dapat memberikan efek jera kepada siapa pun oknum yang masih mencoba-coba melakukan tindakan tidak terpuji itu, di tengah upaya negara memulihkan perekonomian nasional akibat dampak pandemi Covid-19. n

Tampilkan Semua

Pemaksaan Siswi Berjilbab

Senin 25/1/2021 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pendidik yang di kepalanya penuh semangat intoleran, ya, salah tempat berkarya. Pendidik harus benar-benar orang yang berhati, berjiwa, dan berpikiran toleran 100 persen, tidak boleh kurang satu persen pun. Ada sejumlah kejadian yang...
Selengkapnya

Dua Pengakuan Menkes Budi Gunadi

Sabtu 23/1/2021 | 07:24
A   A   A   Pengaturan Font
Kita harus ingat bahwa kesalahan dalam kebijakan penanganan akan berpengaruh pada jumlah kasus Covid-19 Dua pernyataan tegas dan terbuka dari Menteri Kesehatan ( Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam acara “Vaksin dan Kita” yang...
Selengkapnya

Berharap pada Kapolri Baru

Jumat 22/1/2021 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Siapa pun berhak menjadi apa pun jika memang berkualitas. Inilah tanda kedewasaan bangsa, menempatkan seseorang pada jabatan tertentu berdasarkan kualitas, bukan primordial. Indonesia sebentar lagi memiliki Kapolri baru. Dialah Komjen...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Jam Pintar untuk Berbagai Aktivitas

Selasa 26/1/2021 | 19:41
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Jam pintar sekarang sudah menjadi semacam aksesori internet of things (IoT) wajib bagi pengguna ponsel pintar. Fungsinya bukan hanya untuk gaya, namun juga memberikan data pelacakan kebugaran, dan notifikasi praktis.

Merek Realme melengkapi ekosistem mobile-nya dengan jam pintar terbaru. Kali ini menghadirkan seri Realme dari Watch S Series melalui Realme Watch S Pro, yang hadir mengusung konsep Pro Style, Pro Sport, dengan banderol harga 1,699 juta rupiah.

Watch S Pro dirancang untuk tiga skenario aplikasi IoT, yakni personal, family, dan travel. “Peluncuran realme Watch S Pro hari ini untuk mendukung strategi realme AIoT, Leap to 2021, yang akan menghadirkan lebih banyak produk tech trendsetting lifestyle yang mencakup tiga kategori tersebut,” ujar Direktur Pemasaran Realme Indonesia Palson Yi dalam konferensi pers virtual Selasa (26/1).

Realme Watch S Pro dilengkapi dengan Pro Display, yaitu layar sentuh AMOLED besar dengan resolusi dan kecerahan tingkat tinggi, serta memberikan visual berwarna menampilkan seluruh informasi. Layar ini dilengkapi dengan teknologi Always-On-Display (AOD).

Jam pintar ini memiliki 15 Mode olahraga, dan dilengkapi dengan Swimming Mode terbaru. Jam ini mampu dipakai hingga kedalaman 50 meter. Baterainya mampu bertahan hingga 14 hari penggunaan agar pengguna terbebas dari rasa khawatir kehabisan baterai.

Terdapat fitur sensor Dual-Satellite GPS dengan presisi tinggi, yang memungkinkan pengguna untuk melacak semua data lokasi pengguna saat berolahraga, khususnya aktivitas olahraga di luar ruangan. Untuk memantau kondisi kesehatan, Realme telah menyematkan alat monitor kadar oksigen dalam darah di lini realme Watch sejak awal.

Watch S Pro juga memiliki fungsi kesehatan yang cukup komprehensif, termasuk banyak fungsi praktis yang mudah digunakan, seperti pemantauan langkah, pemantau kualitas tidur, pengingat hidrasi, dan relaksasi meditasi. Untuk mengendalikan smartphone pengguna, realme Watch S Pro juga memiliki fungsi Smart Control untuk menolak/menjawab panggilan, smart unlock, kontrol kamera dan  musik. hay/G-1

 

 

Tampilkan Semua

June & Kopi, Cerita Anjing dari Penampungan yang Main Film

Selasa 26/1/2021 | 19:39
A   A   A   Pengaturan Font
Membuat film dengan melibatkan hewan tidak mudah. Nah film June & Kopi yang disutradarai oleh Noviandra Santoso melakukan tantangan tersebut dengan melibatkan dua ekor anjing bernama June dan Kopi. Untuk bisa mengikuti perintah...
Selengkapnya

Para Artis yang Banyak Terlibat Aksi Kemanusiaan

Selasa 26/1/2021 | 14:37
A   A   A   Pengaturan Font
Biasanya para selebritas memiliki ‘kekuasaan,’ hak istimewa, pengaruh, dan lebih banyak uang daripada orang biasa. Kebebasan finansial memungkinkan sejumlah selebritis mampu mengadakan berbagai aksi kebaikan. Di sini...
Selengkapnya

Andalan Menguak Kecelakaan

Selasa 26/1/2021 | 14:36
A   A   A   Pengaturan Font
Pada kasus kecelakaan jatuhnya pesawat fatal, alat yang diandalkan untuk melacak peristiwa tersebut adalah kotak hitam. Kotak berwarna oranye terang itu sangat berguna karena menyimpan informasi proses dan penyebab terjadinya...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Riza Minta Ali Lubis Paham Bagaimana Bersikap Sebagai Kader Gerindra

Selasa 26/1/2021 | 23:58
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA -  Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra DKI, Ahmad Riza Patria, mengingatkan Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur, Ali Lubis, agar paham bagaimana bersikap sebagai kader Gerindra.

Hal ini diungkapkan Riza Patria menyikapi pernyataan Ali Lubis yang meminta agar Anies Baswedan mengundurkan diri sebagai gubernur karena dianggap tak bisa menyelesiakan pandemi COVID-19 di Jakarta. Apa lagi saat ini Riza yang menduduki Wakil Gubernur DKI Jakarta juga berasal dari partai yang sama tengah melanjutkan program di Ibukota.

"Semuanya harus belajar sebagai kader memahami tugas-tugas partai dan apa yang diusung partai yaitu partai pengusung Anies-Sandi dan kini dilanjutkan dengan Anies-Ariza, harus terus dikawal agar berhasil program-programnya," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (26/1).

Dia menekankan semua kader di Partai Gerindra di DKI harus memahami posisi partai, dan mempunyai tugas yang sama untuk mengawal pembagunan Ibu Kota.

"Semua kader harus mengerti, memahami, dan mempunyai tugas yang sama mengawal pembangunan kota Jakarta agar lebih baik, maju kotanya dan bahagia warganya," ujarnya.

Riza juga menyebutkan bahwa DPC Gerindra sudah menegur Ali Lubis agar jika ingin memberikan kritikan tentang DKI Jakarta sebaiknya disampaikan secara internal saja.

"Ali Lubis sudah diingatkan, kami tegur bahwa kritik boleh, tetapi disampaikan secara internal, memberi masukan boleh, tapi tidak perlu ke publik," kata dia.

Terkait dengan penilaian Ali Lubis yang menyebut Anies terkesan gagal menyelesaikan persoalan COVID-19 di Jakarta, Riza mengklaim bahwa Anies Baswedan sejauh ini sudah menyelesaikan tugasnya untuk mengendalikan Pandemi COVID-19 di ibukota.

"Angka kesembuhan terus meningkat, angka kematian sudah 1,6 persen. Kemudian testing kita sudah 13 kali lipat dari standar WHO. Kontribusi kita sudah 43,3 persen testing dari testing nasional. Jadi, Jakarta ini luar biasa sebagai ibukota melawan kerasnya, kuatnya penyebaran virus di Indonesia ini, karena Jakarta sebagai ibu kota, tempat interaksi, tempat orang keluar masuk dari dalam dan luar negeri, dan sebagainya, tetapi kami bisa mengendalikan dengan baik," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur, Ali Lubis, mengundang kehebohan dengan meminta Anies Baswedan mundur dari jabatan Gubernur DKI Jakarta, setelah dirinya menilai Anies meminta pemerintah pusat mengambil alih penanganan COVID-19 di Jabodetabek.

Menurut Ali, keinginan Anies itu memberi kesan Pemprov DKI Jakarta tak sanggup lagi menangani COVID-19.

Sikap keras Ali yang disampaikan dalam keterangan media pada 21 Januari 2021 itu dipertanyakan mengingat Gerindra merupakan pengusung utama Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal itu akhirnya membuat Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan pernyataan Ali merupakan pendapat pribadi yang tidak mewakili pandangan partai bentukan Prabowo Subianto itu. Sufmi pun memastikan partainya telah memberi Ali teguran dan peringatan.  Amt/P-5

Tampilkan Semua

Dishub Keluarkan Juknis Sektor Transportasi Selama PSBB

Selasa 26/1/2021 | 23:55
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang menjadi Petunjuk Teknis (Juknis) sektor transportasi yang akan berlaku selama perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 26 Januari-8 Februari 2021....
Selengkapnya

Pemkot Jakarta Pusat Siapkan Nakes Pantau Isolasi Mandiri

Selasa 26/1/2021 | 23:53
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA  - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan telah menyiapkan tenaga kesehatan untuk memantau warga yang tengah menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif COVID-19 namun tidak bergejala...
Selengkapnya

Polisi Buru Pembegal Pesepeda di Petamburan

Selasa 26/1/2021 | 23:52
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta barat tengah memburu pelaku begal pesepeda diduga anggota geng motor yang terjadi di Jalan Latumenten Grogol Petamburan, Senin (25/1) malam. Kasat Reskrim Polres Metro...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

Razer Masker Terpintar di Dunia

Rabu 27/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Berdiri sebagai salah satu nama perangkat PC yang paling dinanti untuk ditampilkan di pameran CES 2021, Razer tidak mengecewakan dengan pengungkapannya di pameran dagang tahunan.

Sorotan utama konferensi ini adalah Project Hazel dan Project Brooklyn, yang merupakan desain konseptual untuk mengekspresikan eksplorasi inovatif yang dilakukan oleh Razer dan tim teknik.

Melansir laman hypebeast.com, Razer berharap dapat menunjukkan kemajuannya untuk menerima umpan balik pelanggan yang akan membantu untuk mengembangkan produknya lebih lanjut dan melakukan pengujian yang ketat untuk rilis dalam waktu dekat.

Menanggapi pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, merek gaya hidup global telah menciptakan Project Hazel, "masker wajah paling cerdas dan paling ramah sosial di dunia". Masker pintar dirancang untuk membantu meningkatkan kenyamanan pemakaian sehari-hari sekaligus mengatasi tantangan interaksi sosial secara berkelanjutan.

Perkembangan dari proaktivitas Razer dalam memerangi virus Corona, masker pintar Hazel yang dapat digunakan kembali telah berinovasi dengan perlindungan respirator tingkat medis N95 menggunakan ventilator aktif yang dapat dilepas dan diisi ulang serta aliran udara yang dapat disesuaikan untuk mencapai sirkulasi udara yang optimal Smart Pods.

Menurut laporan, Bacterial Filtration Efficiency (BFE) yang dilengkapi Smart Pods dapat menyaring setidaknya 95 persen partikel di udara dan memiliki ketahanan cairan yang tinggi. Dalam upaya untuk mengurangi limbah yang terkait dengan masker sekali pakai, masker pintar menggunakan ventilator tipe cakram yang dapat diganti dan diisi ulang serta dapat dibersihkan dengan didesinfeksi dengan kotak pengisian cepat nirkabel pengunaan ganda dengan interior disinfektan sinar UV.

Desain penutup pelindung pribadi yang jelas dan transparan memungkinkan orang di sekitar untuk melihat isyarat wajah dengan bantuan lampu interior yang aktif secara otomatis dalam gelap. Teknologi Razer VoiceAmp yang masih dalam proses paten juga menggunakan mikrofon dan amplifier internal untuk komunikasi yang lebih jelas sekaligus tetap menjaga keselamatan pribadi.

Masker pintar berlapis silikon memastikan kenyamanan melalui segel kedap udara dari loop telinga yang dapat disesuaikan yang bekerja dengan pendingin udara aktif dan pengaturan yang menyerap oksigen sambil mengeluarkan karbon dioksida (CO2).

Dua zona pencahayaan Razer Chroma menawarkan 16,8 juta warna dan memberikan rangkaian efek pencahayaan dinamis, dan menyediakan topeng dengan gaya yang unik.

di sisi lain, Project Brooklyn adalah "kursi gaming yang terpadu dan ringkas yang cocok untuk generasi game imersif berikutnya." Kursi gaming Razer yang dapat ditransformasikan secara ergonomis dirancang untuk menghadirkan taktilitas, grafik, dan pencahayaan ke berbagai perendaman dalam bentuk yang fleksibel.

Kursi ini adalah fasilitas hiburan berfitur lengkap yang terbuat dengan kulit, serat karbon, dan pencahayaan RGB. Kursi ini dapat dengan mudah diubah menjadi stasiun game dengan layar peluncuran OLED 60 inci, dan memiliki fungsi umpan balik taktil memukau yang terpasang di kursi dan meja sandaran tangan 4D.

Untuk lebih melengkapi pengumuman ini, Razer juga merilis laptop gaming Blade 15 dan Blade Pro 17 baru yang ditenagai oleh GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 30 Series. PC portabel ini memberikan efisiensi energi dua kali lipat, kinerja yang dipercepat, dan memperkenalkan teknologi Max-Q generasi ketiga.

Razer Blade 15 dan Razer Blade Pro 17 yang didukung oleh arsitektur NVIDIA Ampere akan tersedia untuk pre-order dari Razer pada 12 Januari, sedangkan untuk model 15 inci akan tersedia pada 26 Januari dan model 17 inci akan tersedia pada kuartal pertama 2021. arn

Tampilkan Semua

Teknologi Masker LG PuriCare di CES 2021

Rabu 27/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mengenakan masker wajah sudah menjadi rutinitas seperti memakai sepatu. Tidak dapat masuk ke tempat umum tanpa sepatu atau masker. Dan dapat memilih masker yang minimal seperti kemeja ditarik ke atas di sekitar mulut dan hidung. Garis...
Selengkapnya

Sistem Pemurnian Udara Pribadi

Rabu 27/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bayangkan " Refresh Mask" sebagai perangkat yang dapat menambahkan masker biasa dengan cara yang sama seperti bantalan pendingin yang meningkatkan kinerja laptop. Dalam banyak hal, inilah yang dilakukan ‘Refresh Mask’,...
Selengkapnya

Museum Angkut Malang, Belajar Sejarah Transportasi

Selasa 26/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Malang merupakan salah satu tujuan wisata paling populer di Jawa Timur. Jika Surabaya lebih terkenal sebagai kota metropolitan, maka Malang bisa disebut sebagai kota, pilihan yang tepat untuk meredakan hiruk pikuk kota yang padat. Saat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Penyelesaian Masalah Bantuan Subsidi Upah Terkendala Waktu

Senin 25/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Jaring pengaman sosial sebagai upaya menangani dampak pandemi di sektor perekonomian masih sangat diperlukan. Apalagi penularan virus Covid-19 masih terus meningkat. Intervensi pemerintah sangat diperlukan, termasuk bagi para pekerja yang menjadi salah satu golongan yang terdampak pandemi.

 

Beberapa program jaring pengaman sosial pemerin­tah salah satunya Bantuan Subsidi Upah (BSU) men­jadi bantuan yang meringankan beban para pekerja. Tapi di sisi lain, masih banyak anggapan nasib para pekerja terancam dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Untuk mengupas terkait keber­langsungan pekerja selama pan­demi, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauzi­yah. Berikut petikan wawancaranya.

BSU menjadi program yang bermanfaat bagi pekerja. Apakah ini akan ada di tahun 2021?

Penyaluran BSU tahun 2021, saya belum bisa memberikan kepastian penyalurannya kembali. Kami sudah punya hasil evalu­asi yang akan kami berikan dan dikoordinasikan dengan Ke­menko Perekonomian. Jika kondisi perkonomian kita belum normal kembali, saya kira diskusi tentang program BSU ini kita bisa pertim­bangkan untuk bisa dilakukan kem­bali pada tahun 2021.

Dalam BSU ini ada pekerja yang layak menerima, tapi belum mendapatkan bantuan. Kira-kira apa penyebabnya?

Biasanya rekening yang belum dapat tersalurkan disebabkan be­berapa hal. Adapun di antaranya duplikasi data, nomor rekening yang tidak valid, rekening sudah tutup atau terblokir karena pasif dalam jangka waktu yang lama, serta rekening tidak sesuai dengan NIK, dibekukan.

Untuk menyelesaikan per­masalahan itu, ada kendala waktu yang terbatas. Akhir Desember 2020, seluruh dana sisa harus dikem­balikan ke kas negara sebagaima­na ketentuan Peraturan Menteri Keuangan. Uang yang dikembali­kan ke kas negara sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan, mengingat tahun anggaran 2020 sudah berakhir

Apakah pekerja tersebut masih akan menerima bantuan?

Saya pastikan pe­nerima BSU yang datanya sudah valid dan tidak ada masalah, penyaluran akan diupa­yakan untuk dilanjutkan kembali. Jadi mudah-mudahan pada bulan Januari ini rekonsiliasi data dengan bank penyalur sudah selesai di­lakukan. Maka akan kita mintakan kembali ke perbendaharaan negara untuk menyalurkan kembali.

Sejauh ini, berapa rincian real­isasi anggaran dari program BSU?

Penyaluran program BSU bagi pekerja/buruh telah mencapai 98,91 persen dengan total realisasi anggaran BSU yang tersalurkan sebesar 29.444.763.600.000 ru­piah. Total, penerima BSU secara nasional sebanyak 12.403.896 orang, dengan rata-rata gaji 3,12 juta rupiah dan total perusahaan yang pekerjanya penerima bantuan subsidi upah sebanyak 413.649 perusahaan.

Selain BSU, bagaimana tang­gapan Anda terkait adanya ke­khawatiran UU Cipta Kerja akan membebani keberlangsungan para pekerja?

Kami terus menyempurna­kan empat Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai atur­an turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pembahasannya meng­gunakan metode bersama Tim Tripartit, antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Salah satu RPP yang disusun adalah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Jamin­an Kehilangan Pekerjaan (JKP). Beberapa negara telah menerap­kan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

JKP merupakan program baru dalam sistem jaminan sosial nasio­nal, yang terdiri atas manfaat uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan. n m ma’rup/P-4

Tampilkan Semua

Vaksin Merah Putih untuk Mengantisipasi Pandemi di Kemudian Hari

Sabtu 23/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia tetap perlu kemandirian untuk mengantisipasi kebutuhan vaksin tersebut. Program vaksinasi Covid-19 sudah berjalan sejak 13 Januari 2021 dengan menggunakan vaksin buatan Sinovac (CoronaVac).   Untuk vaksinasi tahun 2021...
Selengkapnya

Hasil Asesmen Nasional Jadi Acuan untuk Mempercepat Perbaikan Mutu Pendidikan

Jumat 22/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan Asesmen Nasional (AN) sebagai pemetaan kualitas pendidikan di Tanah Air. Dalam AN, terdapat dua instrumen penilaian yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi dan...
Selengkapnya

Kawasan Hutan Banyak yang Gundul akibat Alih Fungsi dan Penebangan Liar

Kamis 21/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pada awal tahun 2021 ini, Indonesia mengalami berbagai musibah, mulai dari bencana alam maupun non-alam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 136 bencana alam terjadi di Indonesia sepanjang 1–16 Januari 2021....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Siapkan Terobosan untuk Nelayan

Sabtu 23/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sakti Wahyu Trenggono bakal membenahi masalah ekspor benih lobster, menekan pencurian ikan, dan persoalan-persoalan terkait keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan. Saat ini dia tengah menyiapkan terobosan untuk berkontribusi ke negara dan nelayan.

Sakti Wahyu Trenggono baru saja dilantik menjadi Men­teri Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Desember lalu. Mantan Wakil Menteri Pertahanan ini didapuk untuk menggantikan Edhy Prabowo yang tersandung ka­sus suap ekspor benih lobster.

Berikut kutipan wawancara wartawan Koran Jakarta, Fredri­kus W Sabini, dengan Sakti Wahyu Trenggono terkait persoalan-perso­alan di Kementerian Kelautan dan Perikanan, terutama masalah eks­por benih lobster, kasus pencurian ikan serta persoalan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan.

Selamat, karena Anda diper­cayakan Presiden menakhodai Kementerian Kelautan dan Per­ikanan (KKP). Apa yang Anda lakukan di awal sebagai Menteri KP?

Usai dilantik di Istana Negara, saya langsung ke Kantor KKP. Saya berpesan agar seluruh pegawai KKP terus bekerja untuk mela­yani masyarakat di sektor kelautan dan perikanan. Semoga kita dapat bekerja untuk melayani mereka dengan segera. Saya memotivasi mereka untuk tetap semangat.

Soal kebijakan, tentunya tahap awal saya harus belanja masalah dulu, dalam artian mengidentifi­kasi persoalan-persoalan yang ada di sektor kelautan dan perikanan. Yang baik, akan dilanjutkan, yang tidak dihentikan.

KKP menjadi sorotan karena Menteri sebelum Anda dicokok KPK karena kasus suap ekspor benur. Apa komentar Anda?

Sesuai arahan, saya dipercaya untuk memimpin dan bisa me-recover KKP un­tuk kemajuan bangsa. Saya ingin membawa KKP ini rebound agar bisa berkontri­busi bagi negara.

Indonesia memi­liki laut yang begitu besar dengan sumber daya alamnya yang melimpah. Ha­rapannya, kekayaan laut dan segala kekayaan alam yang terkandung di dalam dapat menyejahterakan masyarakat.

Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, saya bisa melaku­kan satu terobosan untuk KKP dan bisa memberikan kontribusi yang besar. Kita sebagai regulator tugas­nya menyiapkan ekosistem, sarana, dan prasarana, serta menjadi pengawas bagi para pemain untuk berusaha.

Saya menyemangati para pegawai KKP untuk terus bangkit bersama. Mari, kita jadikan KKP se­bagai kementerian yang luar biasa kinerjanya.

Anda sudah menjadi Menteri KP, tetapi masih menjadi Komi­saris Utama (Komut) di PT Agro Industri Nasional (Agrinas). Apa benar?

Saya tegaskan tidak lagi men­jabat sebagai Komut di Agrinas pascadilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri KP.

Anda perlu tahu, Agrinas itu perusahaan yang dimiliki Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Pe­rumahan Kementerian Pertahanan. Tentunya, Wakil Menteri Pertahan­an (Wamenhan) berikutnya yang akan menjadi Komisaris Utama di sana (PT Agro Industri Nasional). Saya sudah tidak bisa, karena itu (Komut) adalah jabatan ex officio sebagai wamenhan.

Bagaimana cara Anda mem­perkuat pengawasan aktivitas pencurian ikan?

Intinya, ekosistem pengawas­an terintegrasi menjadi salah satu strategi yang akan didorong agar pelaksanaan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dapat dilaksanakan secara efektif dan efi­sien. Saya pastikan akan memper­kuat pengawasan di wilayah rawan illegal fishing.

Ekosistem pengawasan harus terintegrasi mulai dari kapal peng­awas, kelembagaan pengawasan, sumber daya manusia, teknologi, serta sarana pendukung lainnya.

Sejauh mana pengawasan ter­integrasi itu penting?

Anda perlu ketahui bahwa ekosistem pengawasan yang ter­integrasi sebagai pendekatan yang komprehensif dalam pengawasan sumber daya kelautan dan per­ikanan dan pemberantasan illegal fishing. Hal tersebut penting agar aparat di lapangan dapat merespons berbagai di­namika dan tantangan dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. Selain kapal ikan asing ile­gal, pemantauan dan pengawasan terha­dap kapal Indonesia juga harus dilak­sanakan.

Saya sangat concern dengan isu keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan. Sumber daya kelautan dan perikanan harus benar-benar dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Saya sudah mengecek pusat pe­ngendalian (PUSDAL) KKP untuk menyaksikan secara langsung. Saya mengapresiasi terhadap sistem pe­mantauan yang sudah dimiliki oleh PUSDAL. Saya pastikan akan terus memperkuat termasuk di antara­nya dengan dukungan data radar.

Data pemantauan harus semakin real-time agar operasi di laut memi­liki tingkat keberhasilan yang baik.

Saya instruksikan agar peng­awasan di wilayah-wilayah yang rawan illegal fishing terus diting­katkan. Selain untuk menjaga kelestarian sumber daya kelaut­an dan perikanan, pengawasan di wilayah rawan, khususnya di pulau-pulau terluar, juga memiliki makna penting dari sisi kedaulatan (sovereignty).

Saya akan dukung penguatan kelembagaan pengawasan di loka­si-lokasi rawan seperti Laut Natuna Utara maupun lokasi lainnya. Kita jangan sampai kalah dengan pihak-pihak tak bertanggung jawab yang ingin merampok kekayaan laut Nusantara.

Bagaimana dengan masalah keberlanjutan lingkungan yang menjadi isu global. Sektor per­ikanan rentan dengan kasus ini, ada bom ikan dan penangkapan tak ramah lingkungan lainnya. Seperti apa tindakan Anda?

Saya akan terus evaluasi. Saya cinta dengan keberlanjutan ling­kungan. Kita manfaatkan juga teknologi nantinya untuk menjaga potensi bahari.

Ekspor benih lobster atau benur ini juga terkait masalah keberlanjutan. Masyarakat sangat menunggu kebijakan Anda di sektor ini karena Menteri sebe­lumnya ditahan karena kasus ini. Bagaimana langkah Anda terkait ini?

Presiden punya beberapa pesan ke saya, salah satunya terkait soal benur ini. Kita akan evaluasi karena saya cinta keberlanjutan. Sebab, kalau lingkungan itu rusak, gene­rasi berikut tidak akan mendapat­kan manfaatnya.

Kita punya banyak wisata bahari. Itu kekayaan kita. Ba­gaimana cara Anda mendukung sektor pariwisata kelautan ini?

Tentunya saya siap berko­laborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dipimpin oleh Sandiaga Uno. Ini merupa­kan upaya membangkitkan kembali pariwisata Indonesia, khususnya bidang wisata bahari, yang terpuruk imbas pandemi Covid-19.

Saya senang dengan tagline-nya Pak Menteri Pariwisata, Bangga Wisata Indonesia. Kami punya potensi khususnya sektor wisata bahari.

Dari hasil survei tim KKP di lapangan, sebenarnya banyak spot wisata bahari yang belum terek­splorasi, padahal punya keunikan tersendiri yang berpotensi menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain keunikan dan keindahan di bawah laut, ada juga kawasan pesisir dan hutan mang­rove yang memiliki potensi serupa.

Salah satunya ada taman na­sional perairan bawah laut Sawu, taman wisata perairan Pulau Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan, dan seterusnya sampai Laut Banda. Yang menarik ada juga namanya potensi wisata paus. Kemudian juga di Labuan Jambu (Sumbawa), Gorontalo, dan Probolinggo. Ini wisata bawah laut.

Namun, pemanfaatan kawasan laut maupun pesisir sebagai desti­nasi wisata bahari harus dibarengi dengan regulasi dan pengawasan ketat supaya ekosistem dan kelesta­rian lingkungan tetap terjaga.

Apa harapan Anda terhadap unit pelaksana teknis (UPT) yang tersebar di berbagai dae­rah?

Saya mendorong jajaran di KKP untuk memaksimalkan keberada­an UPT (unit pelaksana teknis) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia agar menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan negara.

UPT itu core-nya KKP, sebagai bentuk kehadiran negara langsung di tengah masyarakat kelautan dan perikanan. Produktivitas UPT tidak sebatas pelayanan tapi juga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan negara.

KKP memiliki seratusan UPT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya di bawah naungan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), salah satu sektor yang menjadi fokus saya.

Saya juga meminta jajaran di DJPB untuk membangun UPT baru di 2021 yang fokus pada komoditas tertentu, seperti udang, ikan, dan juga lobster. Namun, pembangun­an tersebut tetap harus melalui ka­jian sehingga punya nilai ekonomi dan tidak merusak lingkungan.

Pembangunan UPT harus ada peluang ekonomi, dan hitung-hitungannya harus jelas. UPT yang penting value-nya bagi masyarakat dan negara.

Bagaimana siasat Anda me­maksimalkan PNBP Perikanan?

Saya sudah meminta jajaran di KKP untuk melakukan kajian for­mulasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang baru di sektor kelautan dan perikanan. Di bidang perikanan tangkap misalnya, saya ingin mengubah pendekatan PNBP dari izin menjadi pungutan hasil perikanan (PHP).

Jadi, misal nilai tahun depan seluruh perizinan bebas biaya, tapi produksi penangkapannya ada yang masuk ke negara.

Apa PNBP perikanan tangkap sudah sesuai?

Menurut saya, PNBP dari bidang perikanan tangkap yang hanya 596,92 miliar rupiah selama perio­de 1 Januari–29 Desember 2020, tidak sebanding dengan estimasi tangkapan ikan yang mencapai 7,7 juta ton. Karenanya, saya meminta jajaran di KKP untuk menghitung ulang potensi PNBP yang bisa dimaksimalkan untuk pemasukan negara.

Saya kepingin benefitnya bukan dari perizinan, tapi PNBP. Produksi 7,7 ton (2020) itu berapa rupiah? Dihitung. Tidak masalah masuk ke pusat atau daerah. Dipecah yang nasional berapa daerah berapa.

Tak hanya itu, saya juga me­minta adanya perbaikan dashboard informasi untuk nelayan. Termasuk dibuat aplikasi pusat informasi pelabuhan perikanan yang memuat info seputar ketersediaan baham bakar, harga ikan, serta lokasi pe­labuhan pendaratan terdekat bagi nelayan.

Ada potensi laut kita yang be­lum diambil. Semua pihak harus menyadari yang diambil milik ne­gara. Ini filosofinya.

Apa benar Anda mengusulkan penurunan suku bunga KUR?

Benar, saya mengusulkan pe­nurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 6 persen menjadi 3 persen per tahun. Saya sudah sampaikan dalam rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Per­ekonomian, Airlangga Hartarto, yang digelar secara daring pada akhir November lalu.

Usulan kami penurunan suku bunga kredit, kemudian sinergitas program akselerasi KUR bagi pe­laku sektor kelautan dan perikan­an, khususnya penerima Bantuan Pemerintah dari KKP.

Usulan lain adalah perluasan akses KUR untuk nelayan, pem­budidaya, pengolah dan pemasar ikan serta petambak garam dan kemudahan bagi pelaku yang ter­dampak Covid-19.

Berapa capaian KUR sektor ke­lautan dan perikanan tahun lalu?

Capaian KUR sektor kelautan dan perikanan sampai 27 Desember 2020 sebesar 5,19 triliun rupiah dengan 171.662 debitur. Hasil ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2019 sebesar 3,37 triliun rupiah dengan 122.349 debitur.

Bagaimana dengan target pembiayaan usaha Kelautan dan Perikanan pada tahun 2021?

Target pembiayaan usaha Kelautan dan Perikanan melalui kredit program sebesar 5,5 triliun rupiah rupiah pada tahun 2021 dan meningkat secara bertahap men­jadi 6,5 triliun rupiah pada tahun 2024.

Banyak pasar ikan yang ku­muh, tak terkecuali di DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara. Bagaimana respons Anda?

Beberapa hari usai dilantik, saya blusukan sekaligus menghabiskan akhir pekan pertama sebagai Menteri, dengan berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Muara Angke dan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, yang terletak di pesisir utara Jakarta.

Saya segera berkoordinasi de­ngan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saya bertekad mengubah citra pasar ikan yang kumuh men­jadi pasar ikan bersih, higienis, dan sehat.

Apa manfaat bagi nelayan ke­tika Anda menjadi Menteri KP?

Ini sedang saya pikirkan untuk buat terobosan yang paling bagus, di mana nantinya kebijakan harus bermanfaat besar. Pokoknya kita bikin KKP rebound, dengan tetap memperhatikan kedaulatan, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat, serta pendapatan negara.

Riwayat Hidup*

Nama : Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M.

Tempat, tanggal lahir : Semarang, Jawa Tengah, 3 November 1962

Pendidikan:

  • Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (1986)
  • Magister Manajemen di Institut Teknologi Bandung (2006)

Karier:

  • Programmer dan System Analyst & Development Federal Motor (1986–1992)
  • Management Information System, Business Development, Supply Chain Management Astra Group (1995–1997)
  • Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama (2000–2009)
  • Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi (2005–2016)
  • Founder PT Teknologi Riset Global (2007)
  • Komisaris Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2010–2016)
  • Anggota Dewan Sekolah MBA School of Business Management ITB (2004–sekarang)
  • Komisaris PT.Tower Bersama Tbk. (2009–2016)
  • Bendahara PAN (2009-2013)
  • Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD (2018–2019)
  • Komisaris PT Merdeka Copper Gold Tbk. (2018–sekarang)
  • Wakil Menteri Pertahanan Indonesia (2019–2020)
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia (2020–Sekarang)

*BERBAGAI SUMBER/LITBANG KORAN JAKARTA/AND

S-2

Tampilkan Semua

Data Kemiskinan Berantakan

Sabtu 16/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi cukup besar. Namun, sekitar 24,79 juta penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Dibutuhkan kepekaan negara dalam memberi solusi untuk mengentaskan kemiskinan agar...
Selengkapnya

Vaksinasi Kedepankan Prinsip Kehati-hatian

Sabtu 9/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 boleh dibilang justru memasuki babak baru. Angka kasus positif Covid-19 terus mengalami peningkatan. Bahkan, beberapa mutasi dari virus Sars-Covid-2 kini telah menjadi ancaman baru, mengingat daya penularannya yang jauh...
Selengkapnya

Utamakan Peremajaan Sawit Rakyat

Sabtu 2/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sepanjang tahun 2020 ini, BPDPKS telah menyalurkan anggaran sebesar 2,55 triliun rupiah untuk program peremajaan sawit rakyat (PSR). Dana PSR ini untuk membantu petani sawit meningkatkan produktivitas yang masih rendah. Program mandatori...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta