Bank Permata Luncurkan Reksa Dana Berkelanjutan | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 27 2021
No Comments

Bank Permata Luncurkan Reksa Dana Berkelanjutan

Bank Permata Luncurkan Reksa Dana Berkelanjutan
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama setahun lebih membuka wawasan bagi investor memperkuat portofolio investasi. Saat ini diperlukan investasi secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan, dengan potensi imbal hasil yang menarik.

Direktur Retail Banking Bank Permata, Djumariah Tenteram mengatakan, “Kami melihat kondisi bahwa semakin banyak orang yang sadar tentang krisis iklim dan isu kemanusiaan. Hal ini berdampak baik karena semakin banyak pula perusahaan yang menerapkan strategi berkelanjutan,” ujar dia dalam konferensi pers virtual Rabu (13/1).

Mengawali 2021, Bank Permata bersama PT Batavia Prosoerindo Aset Manajemen (BPAM) meluncurkan produk reksa dana (mutual fund) syariah bermata uang dollar Amerika Serikat yang diinvestasi pada pasar saham global.

Dengan nama Batavia Global ESG Sharia Equity USD (BGESEU) investasi ini mengedepankan tiga prinsip berkelanjutan yaitu environment, social, dan governance (ESG), dengan menggabungkan investasi konvensional dan wawasan ESG.

Direktur Utama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi, mengatakan, “Bersama PermataBank kami antusias dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya investasi berkelanjutan atau ESG,” ujar dia.

Berdasarkan BlackRock People and Money Survey yang dilakukan pada periode November 2019 - Januari 2020 dengan lebih dari 8,000 investor di Asia, 68 persen dari investor tersebut menginginkan investasi mereka untuk memperhatikan aspek E, S dan G.

Susan Bachtiar seorang  artis dan duta merek PermataBank Priority mengatakan, reksa dana menjadi salah satu pilihan investasi tepat untuk tujuan jangka panjang. “Dengan prinsip ESG seperti sebuah kabar baik buat saya karena sudah dari dulu saya peduli tentang isu kemanusiaan dan lingkungan,” ujar dia. Hay/G-1

 

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment