Koran Jakarta | Informasi Berita Terkini Hari Ini
Koran Jakarta | January 28 2021
iklan koran jakarta
koran jakarta berita terkini hari ini 1 koran jakarta berita terkini hari ini 2

Kesenjangan Masyarakat Dunia Makin Melebar

Kamis 28/1/2021 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font
» Kebergantungan pada bantuan luar negeri membuat negara berkembang tidak mampu tumbuh. » Kemiskinan di Indonesia meningkat karena banyak pekerja informal...
Tampilkan Semua
FOLLOW US
KURS
SAHAM
LAPORAN KEUANGAN
laporan keuangan koran jakarta
Nasional

Kesenjangan Masyarakat Dunia Makin Melebar

Kamis 28/1/2021 | 00:04
A   A   A   Pengaturan Font

» Kebergantungan pada bantuan luar negeri membuat negara berkembang tidak mampu tumbuh.

» Kemiskinan di Indonesia meningkat karena banyak pekerja informal kehilangan pendapatan.

 

JAKARTA – Organisasi nirlaba, Ox­fam, dalam laporan terbarunya menya­takan pandemi Covid-19 berpotensi me­ningkatkan kesenjangan kesejahteraan masyarakat dunia. Hal itu karena masya­rakat yang miskin akan semakin miskin.

Makin melebarnya kesenjangan kese­jahteraan itu terjadi secara menyeluruh di hampir semua negara. Pandemi juga telah mengakibatkan kematian lebih dari dua juta orang dan membuat ratusan juta masyarakat dunia jatuh miskin. Diper­kirakan untuk kelompok termiskin mem­butuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk memulihkan ekonomi mereka.

Krisis kesehatan, jelas Oxfam, telah membuka kelemahan dan ketidakmam­puan kolektif dunia memberikan kese­jahteraan untuk semua. Pandemi juga menunjukkan pentingnya langkah pe­merintah untuk melindungi kesehatan dan mata pencarian warganya. Di sisi lain, kebijakan transformatif yang sebe­lumnya tidak terpikirkan mulai bermun­culan dan terbukti dapat diterapkan.

Dunia, tambah Oxfam, tidak akan kem­bali ke titik sebelum pandemi menyerang dan pemerintah bersama masyarakat luas harus bertindak cepat menciptakan dunia yang setara dan berkelanjutan.

Menanggapi laporan tersebut, Pakar Hubungan Internasional dari Univer­sitas Brawijaya, Malang, Adhi Cahya Fahadayna, mengatakan ketimpangan pendapatan antara negara maju dan berkembang semakin lebar akibat krisis yang dipicu pandemi Covid-19.

Krisis tersebut, kata Adhi, semakin memperparah kondisi negara berkem­bang yang telah terjebak dalam berbagai jebakan, sehingga ketimpangan antara negara maju dan kaya tetap ada.

“Jebakan pertama adalah jebakan pembangunan, pertumbuhan negara maju semakin pesat dengan kesejah­teraan dan kekayaan yang makin me­limpah, sedangkan negara berkembang selalu terjebak pada kebergantungan pada bantuan luar negeri,” kata Adhi.

Bantuan luar negeri itulah yang membuat negara berkembang tidak mampu tumbuh, karena kebergantung­an justru menggiring negara berkem­bang kembali menjadi miskin dan terje­bak dengan bantuan.

Kedua, jelas Adi, adalah jebakan sumber daya alam (SDA). Negara de­ngan SDA yang melimpah malah memi­liki kecenderungan untuk miskin karena tidak mampu mengelola keunggulan­nya akibat sumber daya manusia (SDM) yang tertinggal. Kurangnya kapasitas SDM tersebut akhirnya mengundang negara-negara yang lebih maju untuk mengelola sumber daya mereka, tentu dengan dalih efisiensi.

“Masalah lain negara berkembang, jelasnya, adalah kecenderungan peme­rintah kurang transparan, birokrasi yang korupsi dan cenderung memperkaya elite sehingga eksploitasi SDA tidak ideal dan bantuan tidak menyentuh ma­syarakat,” pungkasnya.

Sektor Informal

Secara terpisah, Pengamat Ekonomi CORE, Yusuf Rendy Manilet, mengata­kan penyebab kenaikan gini rasio tidak terlepas dari meningkatnya angka kemis­kinan. Bank dunia memperkirakan pada 2020 jumlah penduduk miskin dunia akan bertambah 88 hingga 115 juta orang.

Khusus di Indonesia, kemiskinan bertambah karena banyaknya pendu­duk miskin yang kehilangan penda­patan, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. “Di saat yang bersa­maan, ketimpangan di Indonesia me­rupakan masalah yang ada bahkan se­belum pandemi,” kata Rendy.

Sebagai solusinya, pemerintah harus mengoptimalkan program jaminan per­lindungan sosial, kebijakan fiskal yang akomodatif untuk kelompok masyarakat berpendapatan menengah ke bawah.

Sementara itu, Dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dipo­negoro, Semarang, Esther Sri Astuti, berharap pemerintah memacu program peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kalangan ekonomi lemah, agar tidak semakin miskin. Anggaran untuk program yang bersentuhan langsung de­ngan masyarakat harus diprioritaskan.

“Ini untuk mencegah bertambahnya angka kemiskinan baru,” kata Esther.

Kebijakan fiskal pemerintah pada 2021 dengan mengurangi anggaran un­tuk program Pemulihan Ekonomi Na­sional (PEN) dinilai kurang tepat karena bisa mengurangi efektivitasnya dalam memacu kembali konsumsi masyarakat. Anggaran PEN pada 2021 hanya sebe­sar 356 triliun rupiah, turun dibanding tahun 2020 sebesar 695,2 triliun rupiah.

n SB/ers/E-9

Tampilkan Semua

Impor Barang Modal Masih Dominan untuk Konsumsi Dalam Negeri

Kamis 28/1/2021 | 00:03
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Pemerintah diminta membenahi neraca per­dagangan pada 2021 agar surplusnya lebih sehat dibanding tahun 2020. Pada tahun lalu, meskipun mencatat surplus 21,7 miliar dollar AS, namun faktanya ekspor turun 2,6...
Selengkapnya

Presiden Instruksikan Karantina Terbatas

Kamis 28/1/2021 | 00:01
A   A   A   Pengaturan Font
Karantina wilayah terbatas bertujuan untuk memisahkan antara yang terinfeksi dengan yang tidak terinfeksi Covid-19.   JAKARTA – Menteri Koor­dinator bidang Pembangun­an Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir...
Selengkapnya

KAPOLRI BARU

Kamis 28/1/2021 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
KAPOLRI BARU I Presiden Joko Widodo menyematkan tanda pangkat kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1). Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kapolri menggantikan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita nasional lainnya
beriklan di koran jakarta
Mondial

Ekonomi Tiongkok Diproyeksikan Tumbuh 8,1 Persen pada 2021

Kamis 28/1/2021 | 00:02
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON – Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksi­kan ekonomi Tiongkok akan tumbuh 8,1 persen pada tahun 2021. Kepala Ekonom IMF, Gita Gopinath, pada konferensi pers virtual Selasa (26/1) waktu setempat, mengatakan Tiong­kok akan kembali ke tingkat proyeksi pertumbuhan ekonomi prapandemi pada kuartal keempat tahun 2020 dan jauh di atas pertumbuhan ekonomi negara utama dunia lainnya.

“Tiongkok sangat berhasil dalam mengatasi pandemi dan telah me­mainkan peran yang sangat penting untuk mengembalikan aktivitas jauh lebih cepat,” kata Gopinath, di Wa­shington, Selasa.

Gopinath mengatakan pemerin­tah Tiongkok berhasil mengenjot pertumbuhan ekonominya melalui kebijakan yang efektif, baik kebijak­an fiskal dan kebijakan moneter. Dia menambahkan ekspor Tiongkok juga terus meningkat.

Sementara itu, Kepala Divisi di Departemen Riset IMF, Malhar Na­bar, mengatakan dukungan kebijakan Tiongkok telah menjadi pendorong besar dari pemulihan ekonomi yang mengesankan pada tahun 2020.

“Dukungan belanja infrastruktur publik, dan juga dukungan yang di­berikan kepada rumah tangga yang terkena dampak dan perusahaan, di­perkuat dengan tindakan agresif oleh People’s Bank of China untuk mem­berikan dukungan likuiditas dan me­mastikan bahwa pemberian kredit te­tap kuat,” kata Nabar.

Ke depan, IMF melihat pening­katan bertahap ke aktivitas sektor swasta, dimulai dengan peningkatan dalam aktivitas investasi swasta. “Itu sebenarnya sudah terlihat pada pa­ruh kedua tahun lalu, dan kami ber­harap itu terus berlanjut.”

Nabar menambahkan, dalam mengamankan jalur pemulihan eko­nomi, sangat penting bagi Tiongkok untuk memastikan bahwa menyeim­bangkan kembali ke konsumsi swasta terus berlanjut dan bahkan dipercepat sampai taraf tertentu, dengan upaya memperkuat jaring pengaman sosial.

IMF memproyeksikan ekonomi global tumbuh 5,5 persen pada 2021, atau 0,3 poin persentase di atas perki­raan bulan Oktober.

Di tempat yang sama, IMF me­mangkas prospek pertumbuhan eko­nomi Inggris untuk tahun 2021 ka­rena kebangkitan kasus virus korona. Inggris butuh waktu hingga tahun depan untuk mengembalikan kondisi ekonomi ke posisi prapandemi. IMF memangkas prospek pertumbuhan Inggris sebesar 1,4 poin persentase menjadi 4,5 persen

Inggris Terpukul

IMF memperkirakan Inggris ada­lah negara yang paling terpukul dari tujuh negara dengan ekonomi maju terbesar di dunia tahun lalu. Negara itu mencatat penurunan 10,0 persen dalam output, meskipun Spanyol - yang berada di luar tujuh teratas - mengalami penurunan 11,1 persen.

Pemulihan akan memakan waktu, baik di Inggris maupun di tempat lain di Eropa.

“AS dan Jepang diproyeksikan un­tuk mendapatkan kembali tingkat ak­tivitas akhir 2019 pada paruh kedua 2021, sementara di kawasan Euro dan aktivitas Inggris diperkirakan akan te­tap di bawah level akhir 2019 hingga 2022,” kata Gopinath. n SB/AFP/P-4

Tampilkan Semua

3 Awak Stasiun Luar Angkasa Swasta Pertama

Kamis 28/1/2021 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
FLORIDA – Badan Pener­bangan dan Antariksa atau National Aeronautics and Space Administration (NASA) memperkenalkan tiga awak stasiun luar angkasa swasta pertama, pada Selasa (26/1) waktu setempat. Tiga pria itu masing-masing...
Selengkapnya

Mesir Didik Murid Sekolah Dasar dengan Metode Pendidikan Jepang

Kamis 28/1/2021 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
Suatu sore di sebu­ah sekolah dasar di pinggiran Kairo, Mesir, tampak siswa kelas satu sibuk membersihkan meja mereka dan menyapu lantai di bawah pengawasan staf pengajar. Adegan tersebut baru-baru ini dipantau oleh seorang pejabat...
Selengkapnya

Berbohong Soal Covid-19 Sebelum Masuk Tiongkok, Seorang Perempuan Divonis Setahun

Rabu 27/1/2021 | 19:57
A   A   A   Pengaturan Font
BEIJING- Seorang perempuan yang berbohong mengenai gejala Covid-19 saat terbang dari Amerika Serikat menuju Tiongkok divonis hukuman penjara selama satu tahun.Terdakwa dihukum satu tahun karena menghalangi tindakan pencegahan dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita mondial lainnya
beriklan di koran jakarta
Polkam

Gibran Bantah Terlibat Kasus Dugaan Korupsi di Kemensos

Senin 21/12/2020 | 15:59
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- Putra Presiden RI Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, membantah adanya informasi bahwa pihaknya terlibat dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial Menteri Sosial Juliari Batubara.

Melalui siaran pers, Jakarta, Senin (21/12), Gibran menekankan bahwa pihaknya tidak pernah ikut campur atau merekomendasikan pengadaan goodie bag dari PT Sritex yang digunakan sebagai wadah paket bansos yang dibagikan Kemensos.

"Tidak benar itu, saya tidak pernah rekomendasikan atau memerintah atau ikut campur dalam urusan bansos, apalagi rekomendasikan goodie bag, tidak pernah. Itu berita tak benar," kata Gibran melalui rilis seperti dikutip dari Antara.

Gibran pun menantang agar semua pihak membuktikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menelusuri kebenaran isu tersebut.

Selain itu, dia juga meminta agar melakukan pengecekan kepada pihak Sritex.

"Nanti silakan di-crosscheck KPK, crosscheck ke Sritex, sepertinya Sritex juga sudah keluarkan statement, jadi itu berita tidak benar dan tidak bisa dibuktikan. Kalau mau korupsi, kenapa kok baru sekarang, tidak dulu-dulu? Tidak, saya tidak pernah seperti itu," ujar Gibran.

Terkait dengan dana kampanye, Gibran pun mempersilakan seluruh pihak untuk memeriksa secara langsung mengingat laporan itu secara terbuka dan transparan.

"Lho 'kan bisa dicek sendiri, bisa dicek semua LHKPN, dana kampanye bisa semua dicek online. Silakan nanti dicek kepada Bu Roro selaku bendahara tim Gibran, kami tak pernah tutup-tutupi," tutur Gibran.bud/E-9

Tampilkan Semua

. Polisi Ungkap Avsec Bandara Soetta Terkait Kerumunan Massa

Kamis 19/11/2020 | 23:46
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkapkan Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta diklarifikasi terkait protokol kesehatan saat kedatangan kembali Rizieq Shihab di Indonesia. "Kalau yang dari bandara itu kita harus mengetahui...
Selengkapnya

Panglima TNI Beri Ucapan Selamat Atas Pengabdian Korps Marinir

Senin 16/11/2020 | 05:35
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa perjuangan dan pengabdian Korps Marinir telah mewarnai sejarah perjalanan bangsa Indonesia."Saya mengucapkan selamat hari ulang tahun...
Selengkapnya

Tangkap Ikan Secara Ilegal di Pulau Berhala, Kapal Ikan Malaysia Ditangkap Satgas 115

Minggu 15/11/2020 | 17:57
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Tim Satgas 115 berhasil meringkus kapal ikan asing berbendera Malaysia dan dinakhodai oleh warga negara Myanmar, yang tengah menangkap ikan secara ilegal di dekat perairan Pulau Berhala, Sumatera Utara."Waktu kita tangkap, kapal...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita polkam lainnya
beriklan di koran jakarta
Ekonomi

KKP Kaji Aturan Alat Penangkapan Ikan

Rabu 27/1/2021 | 21:05
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih mengkaji pelaksanaan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No.59/2020 tentang Jalur Penangkapan dan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas.

“Permen tersebut memang sudah diundangkan, namun untuk pelaksanaannya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono masih ingin mendapatkan masukan dari semua pihak terkait regulasi tersebut,” ujar Juru Bicara Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Muryadi dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu (27/1).

Dijelaskan Wahyu, Permen tersebut disusun dan ditanda-tangani oleh pendahulu Menteri Trenggono.

“Sebagai pejabat baru, Pak Trenggono ingin mengetahui kondisi di lapangan agar bisa mengambil keputusan yang tepat terkait aturan itu. Yang pasti, Pak Menteri akan selalu berpegang pada prinsip kedaulatan, kelestarian dan kesejahteraan ekosistem maritim kita,” ujar Wahyu.

Sebagaimana diketahui, Permen KP No. 59/2020 telah disahkan pada 30 Nopember 2020.

Permen tersebut diantaranya mengatur tentang selektivitas dan kapasitas Alat Penangkapan Ikan (API), perubahan penggunaan alat bantuan penangkapan ikan, perluasan pengaturan, baik dari ukuran kapal maupun Daerah Penangkapan Ikan (DPI),  memperjelas penyajian pengaturan jalur untuk setiap ukuran kapal sesuai dengan kewenangan izin usaha penangkapan ikan, serta perubahan kodifikasi alat penangkapan ikan berdasarkan International Standard Statistical Classification of Fishing Gear (ISSCFG) FAO. mad/E-10

Tampilkan Semua

PUPR Perketat Pemenuhan Standar Minimal Layanan Jalan Tol

Rabu 27/1/2021 | 20:22
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memperketat pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) yang wajib dilaksanakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT)."Kita sekarang akan memperketat...
Selengkapnya

OJK Keluarkan Izin Bank Syariah Indonesia

Rabu 27/1/2021 | 20:10
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan izin untuk Bank Syariah Indonesia yang merupakan penggabungan tiga bank syariah milik negara."Mengenai izin Bank Syariah Indonesia, pada Rabu ini 27 Januari 2021, OJK sudah...
Selengkapnya

Mowilex Kembangkan Cat Antibakteri

Rabu 27/1/2021 | 19:53
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – PT Mowilex Indonesia terus melakukan kegiatan sosial sembari mengembangkan inovasi sebagai respons atas pandemi. Mowilex memahami, ancaman Covid-19 membuat semakin banyak orang peduli pada kebersihan dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita ekonomi lainnya
beriklan di koran jakarta
Daerah

OJK Pelopori Pembentukan Komunitas UMKM Milenial YES Sultra

Senin 25/1/2021 | 21:41
A   A   A   Pengaturan Font

KENDARI- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara dan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (APPUK) memelopori pembentukan komunitas UMKM Millenial yang disebut Youth Entrepreneur Solution Sulawesi Tenggara (YES Sultra).

"OJK Sultra akan turut melakukan pembinaan dan pengembangan komunitas wirausaha muda ini sebagai salah satu media dukungan pemulihan ekonomi nasional serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Saya sangat mengapresiasi kehadiran YES Sultra di Bumi Anoa," kata Kepala OJK Provinsi Sultra, Mohammad Fredly Nasution saat pelantikan pengurus YES Sultra di Kendari, Senin (25/1).

YES Sultra, kata dia, adalah forum atau komunitas yang dikelola oleh para pengusaha muda yang memiliki visi mewujudkan wirausaha muda kreatif, inovatif, responsif dan berdaya saing untuk berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah.

"Selain UMKM dan anak-anak muda, besar harapan kami secara khusus komunitas ini dapat menjadi media inovasi pemberdayaan perempuan yang berkesinambungan dan komprehensif. Kami akan sinergikan dengan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, UMKMMU, dan kegiatan lain di OJK Sultra yang bekerja sama dengan berbagai Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) atau stakeholder untuk memperbesar dampak," katanya seperti dikutip dari Antara.

Selama kepemimpinan Fredly, sudah dua komunitas yang berada dalam binaan OJK Sultra, yaitu Komunitas Learning Center (KLC) dan YES Sultra yang berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara serta APPUK sebagai bentuk nilai tambah dan kontribusi entitas bagi kemajuan Bumi Anoa.

YES Sultra memiliki Dewan Pembina, yaitu Muhammad Yusup (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara), Ridhony M. H. Hutasoit (Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sultra), dan Salmiah Ariyani (Direktur ASPPUK).

Selanjutnya, pengurusan perdana YES Sultra akan dipimpin oleh Cedrik Elcid Wurara, dengan Sekretaris Reni Anggreni dan Bendahara Riska. Tepat 25 Januari 2021, Pengurus Perdana YES Sultra Periode 2021-2023 resmi dilantik oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tenggara di Gedung Learning Center OJK Sultra.bud/E-9

Tampilkan Semua

120 Personel Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Gudang CPO di Teluk Bayur

Minggu 24/1/2021 | 20:22
A   A   A   Pengaturan Font
PADANG- Sebanyak 120 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar gudang CPO milik PT Padang Raya Cakrawala (PRC) di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (24/1).Kepala Bidang...
Selengkapnya

Pecinta Alam se Kalbar Distribusikan Bantuan ke Wilayah Bencana

Minggu 24/1/2021 | 20:15
A   A   A   Pengaturan Font
PONTIANAK- Sejumlah komunitas dan pecinta alam se-Kalimantan Barat membentuk Posko Kemanusiaan dan mendistribusikan bantuan berupa sembako dan pakaian serta buku bacaan pada beberapa titik wilayah di Kalbar yang jadi korban banjir dan...
Selengkapnya

PLN Makassar Siapkan 25 Lampu Tenaga Surya Bagi Warga Ulumanda Sulbar

Minggu 24/1/2021 | 20:10
A   A   A   Pengaturan Font
MAKASSAR- PT PLN (Persero) telah menyiapkan 25 unit lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) sebagai alternatif penerangan sementara bagi warga Kecamatan Ulumanda, Sulawesi Barat.Pemulihan kelistrikan di Sulbar pascagempa 15 Januari lalu,...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita daerah lainnya
beriklan di koran jakarta
Otomotif

Callum Pensiun, Ford Gaet Desainer Anthony Lo

Selasa 26/1/2021 | 17:57
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA-Ford Motor Company mengumumkan bahwa wakil presiden desain kendaraan Ford dan Lincoln Moray Callum akan segera pensiun sehingga pabrikan otomotif AS itu menunjuk Anthony Lo sebagai penggantinya.

Callum akan mengakhiri karier 38 tahunnya dalam pengembangan produk--yang lebih dari setengahnya bersama Ford--, dan akan digantikan oleh Anthony Lo, yang terakhir menjabat sebagai wakil presiden desain eksterior di Groupe Renault.

Pensiun Callum berlaku efektif 1 Mei mendatang, memungkinkan transisi satu bulan untuk Lo, yang akan bekerja efektif bersama Ford pada 1 April 2021, kata Ford dalam pernyataannya, dikutip Selasa.

Seperti Callum, Lo akan melapor ke Hau Thai-Tang, kepala platform produk dan operasi Ford.

Pengaruh desain Callum di Ford dan industri sangat luas. Pekerjaan terbarunya sangat produktif, karena Callum dan timnya membantu menciptakan dan memperkenalkan F-150 2021, Mustang Mach-E, dan Bronco serta Bronco Sport yang ditata ulang. Bahasa desain yang halus dan modern untuk Lincoln sangat penting untuk kebangkitan merek secara global.

Di antara desain terkenal yang dikerjakan Callum sepanjang kariernya di otomotif antara lain truk Super Duty 1999, Explorer 2011, Mazda MX-5 2005, Mazda CX-7 2007, Mustang dan F-150 2015, dan GT 2016.

"Pengaruh Moray terlihat di jalan-jalan di seluruh dunia,” kata Thai-Tang. "Dia membawa dan mempertahankan visi desain dan kepemimpinan ke studio--termasuk Ghia di Italia dan Mazda di Jepang, selain Ford dan Lincoln--yang telah meningkatkan keindahan, makna, dan fungsi mobil, truk, dan SUV bagi jutaan pelanggan."

Callum, yang berasal dari Skotlandia, memiliki dua masa kerja dengan Ford selama total 20 tahun. Yang pertama adalah dari 1995 hingga 2001, ketika dia kemudian bergabung dengan Mazda di Jepang selama lima tahun untuk memimpin transformasi desain perusahaan itu.

Pada saat itu, Ford memiliki kemitraan dan kepemilikan di Mazda. Callum kembali ke Ford pada tahun 2006 sebagai direktur eksekutif, desain, untuk Amerika, dan dipromosikan ke perannya saat ini pada tahun 2014.

Lo akan bergabung dengan Ford di tengah rencana ambisius untuk berbalik dan mengembangkan bisnis otomotifnya, dengan desain kendaraan must-have yang berkelanjutan.

"Industri kami berkembang lebih cepat dari sebelumnya, dan Ford akan memenangkan kepercayaan pelanggan dengan tetap menjadi yang terdepan dalam kurva tersebut,” kata Thai-Tang.

"Anthony adalah pemimpin desain kelas dunia dengan rekam jejak global yang patut dicontoh. Kami sangat senang dia memimpin organisasi desain kami saat kami mempercepat pembuatan produk yang terhubung, cerdas, dan semakin bertenaga."

Lahir di Hong Kong, Lo mendapatkan terobosan pertamanya di industri otomotif pada tahun 1987, ketika seorang profesor di Royal College of Art di London di mana dia belajar menawarinya posisi di Lotus Cars di Inggris.Ant/E-9

Tampilkan Semua

Suzuki Sematkan APAR Pada Setiap Unit Kendaraannya

Selasa 26/1/2021 | 17:28
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Suzuki telah memberikan perangkat APAR pada setiap kendaraan barunya tak terkecuali New Carry Pick Up yang baru saja diluncurkan beberapa waktu yang lalu, Hal itu guna mendukung kebijakan peraturan yang dikeluarkan oleh...
Selengkapnya

Varian Baru Porsche Taycan Banyak Penyegaran, Harga Mulai Rp 2,5 Miliar

Senin 25/1/2021 | 07:08
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Porsche menghadirkan varian keempat dari sedan sport all-electric Taycan, dengan fitur yang dilengkapi dengan penggerak roda belakang dan tersedia dengan dua ukuran baterai."Sebagai anggota termuda dari keluarga model, Taycan...
Selengkapnya

Mobil BMW M-1 1980 Milik Mendiang Aktor Paul Walker Dilelang

Senin 25/1/2021 | 07:07
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA-  Mobil BMW M1 1980 milik mendiang aktor Paul Walker, yang terkenal melalui film-film "Fast and Furious", yang sebelumnya merupakan bagian dari koleksi AE Performance (Paul Walker dan Roger Rodas), dilelang.Dikutip dari Auto...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita otomotif lainnya
beriklan di koran jakarta
Telko

PGN Proyeksikan Penjualan Gas Meningkat 12 Persen Tahun 2021

Rabu 27/1/2021 | 19:59
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA- PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk memproyeksikan volume penjualan gas pada 2021 meningkat 12 persen menjadi 912 british thermal unit per hari (billion british thermal unit per day/BBTUD) dibandingkan tahun sebelumnya 815 BBTUD.

"Peningkatan itu seiring dengan adanya tambahan dari pelanggan existing dan penambahan pelanggan baru," ujar Direktur Utama PGN Suko Hartono dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (27/1) seperti dikutip dari Antara.

Ia menyampaikan, tambahan volume niaga gas dari pelanggan existing dan penambahan pelanggan baru diantaranya Pupuk Indonesia, RU-6 Balongan, LNG ritel, Ramp up PLN Cilegon, ramp up pelanggan existing, Bob Siak, dan konsumen gas di Jawa Tengah.

Ke depannya, ia juga memproyeksikan, penjualan gas masih akan terus tumbuh hingga 2024.

Ia merinci pada 2022 permintaan gas diperkirakan naik menjadi 1.023 BBTUD, pada 2023 sebesar 1.255 BBTUD, dan pada 2024 mencapai 1.340 BBTUD.

"Proyeksi gas di 2021-2024 itu masih akan didominasi gas pipa," ucapnya.

Sementara untuk pengangkutan gas, Suko menyampaikan, pada 2021 ini juga diproyeksikan meningkat menjadi 1.360 BBTUD, atau naik enam persen dibandingkan tahun sebelumnya 1.287 BBTUD.

"Volume pengangkutan gas bumi melalui pipa meningkat dengan adanya penyaluran gas dari Pipa Gresik-Semarang ke PLN. Selain itu adanya peningkatan penyaluran di pipa Duri-Dumai, dan pipa transmisi WJA (West Java Area) yang melayani PKC (Pupuk Kujang), KS (Krakatau Steel), Bekasi Power, dan lainnya,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Suko juga mengatakan, pihaknya juga akan melakukan pembangunan infrastruktur untuk memenuhi supply-demand gas.

"Pembangunan dibagi infrastruktur dibagi menjadi dua, yakni infrastruktur pengangkutan melalui pipa dan pengangkutan non pipa," katanya.bud/E-9

Tampilkan Semua

Google Donasikan US$150 Juta untuk Edukasi Vaksin Covid-19

Selasa 26/1/2021 | 17:50
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Google mengumumkan inisiatif dengan menyediakan lebih dari 150 juta dollar AS atau sekitar Rp2,1 triliun untuk mempromosikan edukasi dan distribusi vaksin COVID-19."Kami menyediakan lebih dari 150 juta dolar untuk mempromosikan...
Selengkapnya

Realme Berencana Tambah 100 Gerai

Selasa 26/1/2021 | 17:47
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Realme berencana untuk membuka sebanyak 100 official store atau gerai resmi pada kuartal pertama (Q1) tahun ini sebagai strategi untuk mendorong penggunaan perangkat AIoT miliknya."Fokus kita di 2021 ini adalah kita akan...
Selengkapnya

Karyawan Google di Seluruh Dunia Bentuk Aliansi Serikat Pekerja

Selasa 26/1/2021 | 17:39
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA- Karyawan Google dari seluruh dunia membentuk aliansi serikat pekerja, beberapa pekan setelah pekerja di raksasa mesin pencari itu dan unit lain dari perusahaan induk Aplhabet membentuk serikat pekerja untuk kantor AS dan...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita telko lainnya
Properti

Surya Internusa Group Luncurkan Subang Smartpolitan

Selasa 22/12/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Setelah sukses mengembangkan kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang, Surya Internusa Group (SSIA) melalui anak usahanya, PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) telah meluncurkan pembangunan kawasan kota mandiri masa depan yang berkonsep smart & sustainable city bertajuk “Subang Smartpolitan”. 
 
Subang Smartpolitan yang berada di kawasan Rebana Metropolitan ini telah menjadi incaran para pelaku bisnis dari dalam dan luar negeri yang akan mengembangkan usahanya di Indonesia khususnya di koridor timur Jawa Barat.
 
Presiden Direktur Surya Internusa Group, Johannes Suriadjadja, mengatakan Subang Smartpolitan a city made from future dengan konsep smart & sustainable. Kita bangun kota mandiri berkualitas yang selaras dengan visi perusahaan yakni Building a Better Indonesia. Subang Smartpolitan akan menjadi kota modern penuh kreatifitas yang memberikan kontribusi bukan hanya pada kota Subang tetapi juga untuk Indonesia.
 
“Subang Smartpolitan menyediakan infrastruktur berbasis IoT dimana perencanaannya mengedepankan teknologi dan sistem perkotaan yang efisien dan terintegrasi, sehingga Subang Smartpolitan bisa menjadi contoh ideal bagi pengembangan kota mandiri selanjutnya di Indonesia,” kata Johannes dalam keterangan tertulisnya.  
 
Sedangkan, VP Sales & Marketing, Abednego Purnomo menjelaskan definisi “sustainable” pada konsep smart & sustainable kami tidak hanya berkiblat kepada ramah lingkungan, namun “sustainable” disini juga diartikan bahwa setiap investasi/bisnis yang dilakukan di Subang Smartpolitan berjalan berkesinambungan.
 
“Pengalaman kami selama 31 tahun di Suryacipta City of Industry di Karawang telah kami tingkatkan dengan mengadopsi teknologi terkini guna mengedepankan efisiensi dan efektifitas dalam berinvestasi. Sebagai contoh dimana nantinya investor dapat memonitor dan mengontrol operational di Subang Smartpolitan dari kantor mereka di Jakarta, atau bahkan dari kantor pusat mereka di negara asal,” katanya.
 
Abednego juga mengatakan bahwa Subang Smartpolitan juga menerapkan konsep ramah lingkungan (green technology) seperti pengolahan limbah cair Waste Water Treatment Plant (WWTP) yang dimonitor secara  ketat sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan akibat aktifitas industri di Subang Smartpolitan. 
 
“Untuk limbah cair akan diolah di WWTP hingga limbah yang dikembalikan ke alam sudah dipastikan aman. Untuk limbah padat atau limbah B3 (mengandung zat beracun/berbahaya) akan diserahkan pada pengelola limbah terakreditasi dan bersertifikat, sedangkan limbah rumah tangga akan diangkut oleh petugas kebersihan,” katanya. 
 
Sementara itu, VP Investor Relations & Corporate Communications SSIA, Erlin Budiman, mengatakan Subang Smartpolitan berdiri di atas lahan 2,700 Ha dengan pengembangan tahap pertama 400 Ha termasuk kawasan industri, residensial serta komersial (pendidikan, rumah sakit dan hotel) sehingga menjadikan kawasan ini sebagai cikal bakal kota mandiri masa depan yang tepat untuk aktivitas bekerja, tinggal, belajar serta hiburan.
 
“Ada 2 rumah sakit yang sedang dalam tahap penjajakan, selain itu juga akan dibangun shopping mall, factory outlet, fasilitas hiburan dan olahraga. Dalam kawasan juga akan terdapat danau dan suasana asri dari pepohonan dan taman yang menambah nyaman suasana. Semua kita rencanakan secara matang dan ditargetkan pembangunan tahap pertama rampung dalam 5 tahun” katanya.
 
Seperti yang diketahui bahwa Subang Smartpolitan merupakan pelopor di Rebana Metropolitan, yang memiliki akses langsung melalui tol Cipali, Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, serta kereta cepat yang bisa dijangkau dengan mudah dari Jakarta. Pembangunan akses tol dari KM 89 Cipali menuju kawasan Subang Smartpolitan yang juga membuka akses langsung ke Pelabuhan Patimban akan dirampungkan pada tahun 2024.
 
Sejumlah investor dari berbagai industri sudah menyatakan tertarik mengembangkan bisnis di Subang Smartpolitan. Ditargetkan di kawasan tersebut akan hadir perusahaan dari sektor otomotif, consumer goods, pharma & medical equipment, high precision industries, IT, data services, logistic, warehouse dan sebagainya. “Berkaca dari pengalaman di Suryacipta City of Industry, perusahaan yang mengisi kawasan industri kami 70% dari perusahaan multinasional dan sisanya perusahaan nasional,” tutup Erlin.  mza
Tampilkan Semua

Topping Off Hotel Episode Serpong

Jumat 28/8/2020 | 00:00
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA - Hotel Episode merupakan hotel berbintang empat yang terletak di Gading Serpong yang dikenal sebagai kota satelit yang ramai, terletak di lokasi yang strategis karena dekat dengan pusat pameran terbesar di Indonesia yakni ICE...
Selengkapnya

Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun

Senin 17/8/2020 | 18:58
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Meski sempat terhambat oleh kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, PT Permadani Khatulistiwa Nusantara (PKN) anak usaha Rajawali Property Group (RPG) akhirnya berhasil menyelesaikan...
Selengkapnya

Ruang Kerja Nyaman saat “Work From Home”

Senin 20/4/2020 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Skema work from home (WFH) menjadi pola kerja yang banyak dilakukan di tengah wabah Covid-19. Rumah pun mendadak bertambah fungsi sebagai ruang kerja. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, penghuni dapat memanfaatkan berbagai sudut...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita properti lainnya
Olahraga

Hendra/Ahsan Petik Kemenangan Pertama di BWF Finals

Rabu 27/1/2021 | 20:45
A   A   A   Pengaturan Font

BANGKOK – Ganda putra andalan Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengawali laga di babak penyisihan Grup B Ganda Putra BWF World Tour Finals 2020 dengan memetik kemenangan atas pasangan Russia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.

Pada laga yang berlangsung di Impact Arena Bangkok, Thailand, Rabu (27/1), The Daddies unggul dengan skor 21-18, 15-21, 21-17, melalui laga yang berlangsung selama 52 menit. Hasil itu membuka peluang Hendra/Ahsan untuk melaju ke babak semifinal.

Pada awal gim, Vladimir/Ivan sempat memimpin 6-3 dan 9-7. Kemudian Ahsan/Hendra mengejar hingga interval pertama berbalik menjadi 11-9 dan terus memimpin hingga akhir pertandingan. Dalam waktu 16 menit, gim pertama diselesaikan dengan skor 21-18.

Gim kedua, Hendra/Ahsan tertinggal dari awal hingga akhir. Pengakuan Ahsan, kalah angin menjadi salah satu faktor penyebab kekalahannya ini. Untungnya Hendra/Ahsan mampu mengembalikan keadaan dan akhirnya menang di gim ketiga.

Kemenangan ini sekaligus menambah panjang rekor pertemuan Hendra/Ahsan dengan juara All England 2016 ini menjadi 6-0.

Pada pertandingan Kamis, The Daddies akan bertemu dengan lawan yang mengalahkan mereka di perempat final Thailand Open seri pertama yaitu, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae. ion/Ant/S-2

Tampilkan Semua

Greysia/Apriyani Tundukkan Lee/Shin di Laga Perdana BWF Finals

Rabu 27/1/2021 | 20:42
A   A   A   Pengaturan Font
BANGKOK - Ganda putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih kemenangan atas pasangan Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan pada laga pembuka ajang BWF World Tour Finals 2020, Rabu (27/1). Tampil sebagai unggulan...
Selengkapnya

Hafiz/Gloria Takluk di Laga Pertama BWF World Tour Finals 2020

Rabu 27/1/2021 | 20:39
A   A   A   Pengaturan Font
BANGKOK - Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja harus menelan kekalahan pada laga perdana mereka di babak penyisihan grup B di BWF World Tour Finals 2020 setelah gagal mengatasi ganda campuran asal Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue,...
Selengkapnya

PSV ke Posisi Kedua Usai Permalukan Emmen

Rabu 27/1/2021 | 14:31
A   A   A   Pengaturan Font
EMMEN - PSV Eindhoven merangsek ke posisi kedua klasemen Liga Belanda selepas memetik kemenangan 2-0 di markas FC Emmen dalam laga pekan ke-19 di Stadion De Oude Meerdijk, Emmen, Belanda, Rabu (27/1) WIB. Kemenangan itu diraih PSV...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita olahraga lainnya
Perspektif

Kereta Semicepat Jakarta–Surabaya

Rabu 27/1/2021 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Moda transportasi jalan sangat ¬kompetitif pada jarak ¬pendek, moda transportasi kereta api unggul pada jarak menengah (500–1.000 km).

Kereta api merupakan moda transportasi darat yang mempunyai keunggulan mampu mengangkut penumpang maupun barang secara massal. Selain itu, kereta api juga dikenal hemat energi, hemat dalam penggunaan ruang, faktor keamanan dan keselamatan yang tinggi, dan tingkat polusi yang rendah. Bisa dibilang, kereta api lebih efisien dibandingkan dengan moda transportasi jalan raya.

Di masa penjajahan Belanda, kereta api tumbuh sangat pesat. Sejak pembangunan jalur pertama kereta api di zaman Hindia Belanda diresmikan, panjang rel kereta terus tumbuh hingga lebih dari 7.000 km. Dan kehidupan ekonomi di kota-kota yang dilalui pun menggeliat.

Namun di zaman kemerdekaan, lambat laun peran kereta api dalam pembangunan nasional mulai surut. Dari 6.790 km rel yang ada, 2.122 km atau sekitar sepertiganya tidak beroperasi. Sangat disayangkan.

Untung pemerintah segera sadar, betapa pentingnya peran kereta api dalam pembangunan di negara yang berpenduduk 270 juta jiwa lebih ini dengan membangun kereta ­cepat Jakarta–Bandung.

Proyek yang akan menelan anggaran sebesar enam miliar dollar AS atau sekitar 80 triliun rupiah tersebut, diharapkan selesai pada 2022. Panjangnya dirancang 142,3 km dan hanya berhenti di empat stasiun, yaitu Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar. Realisasi pembangunannya sudah mencapai 64,4 persen.

Proyek Strategis Nasional yang ditetapkan berdasar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2018 tersebut akan dilanjutkan sampai ke Surabaya. Presiden Joko Widodo sangat berharap pemerintah Tiongkok dapat berpartisipasi dalam proyek lanjutan kereta cepat tersebut melalui KCIC (Kereta Cepat Indonesia China) bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency.

Bisa dibayangkan, betapa efisiennya arus barang dan arus orang dari Jakarta ke Surabaya bila sudah ada kereta semicepat. Perjalanan Jakarta–Surabaya bisa ditempuh hanya dalam waktu 5,5 jam, yang tadinya paling cepat 9 jam. Ini akan menggerus jumlah penumpang pesawat rute Jakarta–Surabaya dan sebaliknya.

Arus barang juga akan semakin lancar. Barang yang dihasilkan dari wilayah barat Pulau Jawa, jika akan dikirim ke wilayah timur Indonesia, akan lebih efisien jika diangkut dengan kereta ke Surabaya, baru kemudian dengan kapal laut. Begitu juga sebaliknya, barang yang dihasilkan di wilayah timur Pulau Jawa jika akan dikirim ke wilayah barat Pulau Jawa ataupun Sumatera, akan lebih efisien jika diangkut kereta dulu, baru kemudian diangkut dengan kapal laut.

Hal itu sejalan dengan Penelitian Jordan & Thomson (1984) yang menyimpulkan, moda transportasi jalan sangat kompetitif pada jarak pendek yang kurang dari 500 km, moda transportasi kereta api unggul pada jarak menengah (500–1.000 km), dan untuk jarak di atas 1.500 km akan lebih murah jika diangkut dengan menggunakan transportasi laut.

Untuk itu, tidak ada alasan lagi untuk menunda pembangunan kereta semicepat Bandung–Surabaya, terintegrasi dengan kereta cepat Jakarta–Bandung yang progres ­pembangunannya sudah 64 persen. Pembangunan kereta semicepat Jakarta–Surabaya akan menjadi karya monumental Presiden Joko Widodo dalam mengakselerasi pembangunan nasional. Terbukti, Jepang, AS, Tiongkok, dan negara-­negara Eropa berhasil mengakselerasi pertumbuhan ekonominya dengan memperkuat infrastruktur kereta api. n

Tampilkan Semua

Mafia “Kencing” BBM di Tengah Laut

Selasa 26/1/2021 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Kita punya banyak perangkat penegakan hukum khusus penegakan hukum di laut dan pantai. Tapi kenyataannya itu belum cukup untuk membendung lajunya mafia penjualan BBM ilegal di tengah laut. Badan Keamanan Laut (Bakamla) mengamankan dua...
Selengkapnya

Pemaksaan Siswi Berjilbab

Senin 25/1/2021 | 13:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pendidik yang di kepalanya penuh semangat intoleran, ya, salah tempat berkarya. Pendidik harus benar-benar orang yang berhati, berjiwa, dan berpikiran toleran 100 persen, tidak boleh kurang satu persen pun. Ada sejumlah kejadian yang...
Selengkapnya

Dua Pengakuan Menkes Budi Gunadi

Sabtu 23/1/2021 | 07:24
A   A   A   Pengaturan Font
Kita harus ingat bahwa kesalahan dalam kebijakan penanganan akan berpengaruh pada jumlah kasus Covid-19 Dua pernyataan tegas dan terbuka dari Menteri Kesehatan ( Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam acara “Vaksin dan Kita” yang...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita perspektif lainnya
Rona

Zat Besi Tentukan Kemampuan Belajar Anak

Rabu 27/1/2021 | 20:12
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Zat besi sangat erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan tubuh. Fungsinya mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut elektron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel.

Dalam mengangkut oksigen, zat besi bergabung dengan protein membentuk hemoglobin di dalam sel darah merah dan mioglobin di dalam serabut otot.  Bila bergabung dengan protein di dalam sel zat besi membentuk enzim yang berperan di dalam pembentukan energi di dalam sel.

Zat besi adalah salah satu mikronutrien atau sering juga dikenal sebagai vitamin dan mineral yang sangat penting untuk mendukung kemampuan belajar anak. Namun sayangnya banyak anak di dunia kekurangan zat gizi mikro ini. 

“Jutaan anak mengalami pertumbuhan badan terhambat, keterlambatan kognitif, kekebalan yang lemah dan penyakit akibat defisiensi zat besi,” kata ahli gizi ibu dan anak dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH, dalam diskusi virtual Senin (27/1).

Data Riset Kesehatan Dasar 2018 (Riskesdas) menunjukkan 1 dari 3 anak balita  Indonesia mengalami anemia. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 40 persen anak balita di negara berkembang menderita anemia dan sebesar 50-60 persen kasus anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi .

“Kekurangan zat besi adalah kondisi ketika kadar ketersediaan zat besi dalam tubuh lebih sedikit dari kebutuhan harian. Kekurangan zat besi khususnya pada anak memiliki dampak jangka pendek maupun jangka panjang,” ujar  ahli gizi ibu dan anak dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH.

Karena fungsinya yang penting ini maka kekurangan zat besi bisa mengganggu perkembangan kognitif, motorik, sensorik, perilaku, serta emosi. Terlebih saat anak memasuki usia sekolah, kekurangan zat besi akan berdampak pada kurangnya konsentrasi saat belajar, ketidakmampuan belajar, hingga perkembangan yang tertunda.

Padahal, anak usia prasekolah membutuhkan dukungan lingkungan yang baik, terutama dukungan gizi seimbang, sehingga orang tua harus mengetahui kebutuhan gizi, cara pemenuhannya, serta upaya perbaikan gizinya. Jika orang tua tidak waspada, dampaknya akan diketahui saat sudah terlambat.

“Meskipun seorang anak mungkin terlihat kenyang, bisa jadi tubuhnya tengah kelaparan akibat kekurangan zat gizi mikro.” jelas Fikawati.

WHO menyatakan, kekurangan zat besi terlihat secara meyakinkan menunda perkembangan psikomotor dan mengganggu kinerja kognitif anak prasekolah dan anak usia sekolah di beberapa negara seperti  Mesir, India, Indonesia, Thailand, termasuk Amerika Serikat.

Diperkirakan 30-80 persen anak di negara berkembang, mengalami kekurangan zat besi pada usia 1 tahun. Anak-anak ini akan mengalami keterlambatan perkembangan kognitif maupun psikomotor, dan ketika mereka mencapai usia sekolah mereka akan mengalami gangguan kinerja dalam tes bahasa keterampilan, keterampilan motorik, dan koordinasi, setara dengan defisit 5 hingga 10 poin dalam IQ.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Pusat, Prof. Dr. Ir. Hj. Netti Herawati, M.Si, menuturkan, proses belajar seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Proses ini belajar mengajar pada anak usia dini, hendaknya tidak terganggu oleh berbagai masalah, termasuk kendala kesehatan.

“Semua ini bisa tercapai jika anak sehat dan tidak mengalami kekurangan zat besi, sehingga kami selalu meminta agar orang tua memperhatikan asupan bergizi di rumah, untuk mendukung proses belajarnya agar bisa menyerap ilmu dengan optimal,” jelas Netti.

Fikawati mengatakan penyebab kekurangan zat besi paling banyak disebabkan oleh pola makan tidak seimbang dan adanya gangguan proses penyerapan zat besi. Ketika anak sudah berusia 1 tahun keatas dan bisa mengonsumsi makanan rumah, orang tua perlu memastikan konsumsi makanan yang mengandung zat besi secara teratur.

“Zat besi bisa ditemukan pada daging sapi dan ayam, hati, telur, kacang-kacangan, ikan, dan sayuran. Tidak hanya itu, orang tua juga perlu memastikan konsumsi makanan sumber vitamin C untuk mendukung penyerapan zat besi,” kata dia.

Guna mendukung konsumsi zat besi yang cukup Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia mengajak orang tua untuk bisa memberikan perhatian khusus dalam memastikan kebutuhan harian gizi anak.  Melalui platform daring situs www.generasimaju.co.id, perusahaan ini menyediakan informasi dan tes risiko terjadinya kekurangan zat besi pada si Kecil melalui fitur di dalam

“Pada situs ini, orang tua juga dapat menemukan serangkaian artikel terkait topik nutrisi termasuk kekurangan zat besi dan bagaimana cara mengatasinya, serta berbagai artikel mengenai tips untuk mendukung anak menjadi Anak Generasi Maju,”ujar Direktur Komunikasi Danone Indonesia, Arif Mujahidin. Hay/G-1

 

Tampilkan Semua

Joox Fasilitasi Penyanyi Lokal

Rabu 27/1/2021 | 20:09
A   A   A   Pengaturan Font
JAKARTA – Di era media sosial bukan hanya warga Jakarta yang bisa menjadi terkenal. Beberapa penyanyi dan musisi daerah juga bisa unjuk gigi memperkenalkan biar dikenal luas. Tasya Rosmala penyanyi dangdut asal Jawa Timur, atau...
Selengkapnya

Diskriminasi Terhadap Murid-murid Terjadi di Berbagai Daerah

Rabu 27/1/2021 | 15:36
A   A   A   Pengaturan Font
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi upaya yang dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat (Sumbar) Adib Alfikri yang akan mengkaji ulang aturan yang diskriminatif terhadap siswa di sekolah. “Komisi...
Selengkapnya

Guru pun Intoleran

Rabu 27/1/2021 | 15:35
A   A   A   Pengaturan Font
Sekolah sebagai tempat menimba ilmu dan pembibitan karakter, belakangan marak disusupi paham-paham intoleransi. Yang mengerikan, paham-paham ini bukan hanya datang dari luar sekolah, bahkan datang dari dalam, dari para guru...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita rona lainnya
beriklan di koran jakarta
Megapolitan

Polres Jakarta Barat Ringkus Dua Penjambret Ponsel

Rabu 27/1/2021 | 23:59
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA   - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat meringkus dua orang diduga penjambret telepon seluler (ponsel) pesepeda di Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu malam.

"Benar, kami telah menangkap dua orang pelaku jambret," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (27/1) malam.

Ia menjelaskan, keduanya adalah penjambret ponsel milik Slamet Supriyadi, berinisial AS (37) dan TT (34).

Penangkapan dua tersangka tersebut dilakukan di bawah pimpinan Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra dan Kasubnit Jatanras Polres Metro Jakart Barat Ipda Rizky Ali Akbar.

Dimitri menambahkan pelaku tertangkap berkat informasi dari masyarakat. Saat ini, pihaknya masih terus dilakukan pengembangan guna menangkap kelompok begal tersebut, sebab ada dugaan pelaku lainnya yang belum tertangkap, terlibat dalam aksi jambret tersebut.

"Kasus ini sempat viral di media sosial dan kami dari Unit Krimum Subnit Jatanras berhasil menangkap pelaku begal. Kita masih kembangkan dulu kasus ini, nanti akan disampaikan secara jelas saat rilis," ujar Dimitri.

Sebelumnya, polisi memburu pelaku begal pesepeda diduga anggota geng motor yang terjadi di Jalan Latumenten Grogol Petamburan, Senin (25/1) malam.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKPB Teuku Arsya Khadafi mengatakan korban, M Slamet Supriyadi, melaporkan dirinya dipepet oleh sejumlah orang yang berboncengan sepeda motor dan mengambil ponsel yang dipasang di kemudi sepeda.

Kronologinya, saat sedang bersepeda dan tiba di Jalan Prof Dr Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, korban dipepet oleh orang berboncengan tak dikenal dan beberapa motor lainnya mencoba mengecoh perhatiannya.

Kemudian ponsel yang terpasang di bagian kemudi sepeda diambil para pengendara motor itu. Korban sempat mengejar para pelaku, namun tiba-tiba hilang kendali karena kurang konsentrasi terjatuh dan tangan kanannya terluka.

Setelah kejadian tersebut, kemudian korban bersama rekannya mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk membuat laporan atas kejadian yang menimpanya.

Tampilkan Semua

Jakarta Pusat Tegaskan Pemanfaatan Ruangan Hotel Tetap 25 Persen

Rabu 27/1/2021 | 23:58
A   A   A   Pengaturan Font
 JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Pusat menegaskan, pemanfaatan ruangan hotel untuk kegiatan tertentu seperti akad nikah, pemberkatan hingga rapat tetap maksimal 25 persen dari kapasitas selama Pembatasan Sosial Berkala Besar...
Selengkapnya

Nus Kei Hadiri Sidang Terdakwa Jon Kei

Rabu 27/1/2021 | 23:58
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta  - Saksi dalam kasus penganiayaan dan pembunuhan oleh terdakwa John Kei, Nus Kei menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum atas eksepsi pada sidang sebelumnya,...
Selengkapnya

Polda Imbau Masyarakat Ikuti Tips Aman Hindari Investasi Bodong

Rabu 27/1/2021 | 23:58
A   A   A   Pengaturan Font
Jakarta - Sub Direktorat Harta dan Benda (Subdit Harda) di Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk mengikuti tiga tips aman guna terhindar dari jebakan investasi bodong. "Satu, bisa mencari informasi atau identitas si...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita megapolitan lainnya
The Alun-Alun

Razer Masker Terpintar di Dunia

Rabu 27/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font

Berdiri sebagai salah satu nama perangkat PC yang paling dinanti untuk ditampilkan di pameran CES 2021, Razer tidak mengecewakan dengan pengungkapannya di pameran dagang tahunan.

Sorotan utama konferensi ini adalah Project Hazel dan Project Brooklyn, yang merupakan desain konseptual untuk mengekspresikan eksplorasi inovatif yang dilakukan oleh Razer dan tim teknik.

Melansir laman hypebeast.com, Razer berharap dapat menunjukkan kemajuannya untuk menerima umpan balik pelanggan yang akan membantu untuk mengembangkan produknya lebih lanjut dan melakukan pengujian yang ketat untuk rilis dalam waktu dekat.

Menanggapi pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, merek gaya hidup global telah menciptakan Project Hazel, "masker wajah paling cerdas dan paling ramah sosial di dunia". Masker pintar dirancang untuk membantu meningkatkan kenyamanan pemakaian sehari-hari sekaligus mengatasi tantangan interaksi sosial secara berkelanjutan.

Perkembangan dari proaktivitas Razer dalam memerangi virus Corona, masker pintar Hazel yang dapat digunakan kembali telah berinovasi dengan perlindungan respirator tingkat medis N95 menggunakan ventilator aktif yang dapat dilepas dan diisi ulang serta aliran udara yang dapat disesuaikan untuk mencapai sirkulasi udara yang optimal Smart Pods.

Menurut laporan, Bacterial Filtration Efficiency (BFE) yang dilengkapi Smart Pods dapat menyaring setidaknya 95 persen partikel di udara dan memiliki ketahanan cairan yang tinggi. Dalam upaya untuk mengurangi limbah yang terkait dengan masker sekali pakai, masker pintar menggunakan ventilator tipe cakram yang dapat diganti dan diisi ulang serta dapat dibersihkan dengan didesinfeksi dengan kotak pengisian cepat nirkabel pengunaan ganda dengan interior disinfektan sinar UV.

Desain penutup pelindung pribadi yang jelas dan transparan memungkinkan orang di sekitar untuk melihat isyarat wajah dengan bantuan lampu interior yang aktif secara otomatis dalam gelap. Teknologi Razer VoiceAmp yang masih dalam proses paten juga menggunakan mikrofon dan amplifier internal untuk komunikasi yang lebih jelas sekaligus tetap menjaga keselamatan pribadi.

Masker pintar berlapis silikon memastikan kenyamanan melalui segel kedap udara dari loop telinga yang dapat disesuaikan yang bekerja dengan pendingin udara aktif dan pengaturan yang menyerap oksigen sambil mengeluarkan karbon dioksida (CO2).

Dua zona pencahayaan Razer Chroma menawarkan 16,8 juta warna dan memberikan rangkaian efek pencahayaan dinamis, dan menyediakan topeng dengan gaya yang unik.

di sisi lain, Project Brooklyn adalah "kursi gaming yang terpadu dan ringkas yang cocok untuk generasi game imersif berikutnya." Kursi gaming Razer yang dapat ditransformasikan secara ergonomis dirancang untuk menghadirkan taktilitas, grafik, dan pencahayaan ke berbagai perendaman dalam bentuk yang fleksibel.

Kursi ini adalah fasilitas hiburan berfitur lengkap yang terbuat dengan kulit, serat karbon, dan pencahayaan RGB. Kursi ini dapat dengan mudah diubah menjadi stasiun game dengan layar peluncuran OLED 60 inci, dan memiliki fungsi umpan balik taktil memukau yang terpasang di kursi dan meja sandaran tangan 4D.

Untuk lebih melengkapi pengumuman ini, Razer juga merilis laptop gaming Blade 15 dan Blade Pro 17 baru yang ditenagai oleh GPU Laptop NVIDIA GeForce RTX 30 Series. PC portabel ini memberikan efisiensi energi dua kali lipat, kinerja yang dipercepat, dan memperkenalkan teknologi Max-Q generasi ketiga.

Razer Blade 15 dan Razer Blade Pro 17 yang didukung oleh arsitektur NVIDIA Ampere akan tersedia untuk pre-order dari Razer pada 12 Januari, sedangkan untuk model 15 inci akan tersedia pada 26 Januari dan model 17 inci akan tersedia pada kuartal pertama 2021. arn

Tampilkan Semua

Teknologi Masker LG PuriCare di CES 2021

Rabu 27/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Mengenakan masker wajah sudah menjadi rutinitas seperti memakai sepatu. Tidak dapat masuk ke tempat umum tanpa sepatu atau masker. Dan dapat memilih masker yang minimal seperti kemeja ditarik ke atas di sekitar mulut dan hidung. Garis...
Selengkapnya

Sistem Pemurnian Udara Pribadi

Rabu 27/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Bayangkan " Refresh Mask" sebagai perangkat yang dapat menambahkan masker biasa dengan cara yang sama seperti bantalan pendingin yang meningkatkan kinerja laptop. Dalam banyak hal, inilah yang dilakukan ‘Refresh Mask’,...
Selengkapnya

Museum Angkut Malang, Belajar Sejarah Transportasi

Selasa 26/1/2021 | 01:00
A   A   A   Pengaturan Font
Malang merupakan salah satu tujuan wisata paling populer di Jawa Timur. Jika Surabaya lebih terkenal sebagai kota metropolitan, maka Malang bisa disebut sebagai kota, pilihan yang tepat untuk meredakan hiruk pikuk kota yang padat. Saat...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita the alun-alun lainnya
Kupas

Penyelesaian Masalah Bantuan Subsidi Upah Terkendala Waktu

Senin 25/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Jaring pengaman sosial sebagai upaya menangani dampak pandemi di sektor perekonomian masih sangat diperlukan. Apalagi penularan virus Covid-19 masih terus meningkat. Intervensi pemerintah sangat diperlukan, termasuk bagi para pekerja yang menjadi salah satu golongan yang terdampak pandemi.

 

Beberapa program jaring pengaman sosial pemerin­tah salah satunya Bantuan Subsidi Upah (BSU) men­jadi bantuan yang meringankan beban para pekerja. Tapi di sisi lain, masih banyak anggapan nasib para pekerja terancam dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Untuk mengupas terkait keber­langsungan pekerja selama pan­demi, Koran Jakarta mewawancarai Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauzi­yah. Berikut petikan wawancaranya.

BSU menjadi program yang bermanfaat bagi pekerja. Apakah ini akan ada di tahun 2021?

Penyaluran BSU tahun 2021, saya belum bisa memberikan kepastian penyalurannya kembali. Kami sudah punya hasil evalu­asi yang akan kami berikan dan dikoordinasikan dengan Ke­menko Perekonomian. Jika kondisi perkonomian kita belum normal kembali, saya kira diskusi tentang program BSU ini kita bisa pertim­bangkan untuk bisa dilakukan kem­bali pada tahun 2021.

Dalam BSU ini ada pekerja yang layak menerima, tapi belum mendapatkan bantuan. Kira-kira apa penyebabnya?

Biasanya rekening yang belum dapat tersalurkan disebabkan be­berapa hal. Adapun di antaranya duplikasi data, nomor rekening yang tidak valid, rekening sudah tutup atau terblokir karena pasif dalam jangka waktu yang lama, serta rekening tidak sesuai dengan NIK, dibekukan.

Untuk menyelesaikan per­masalahan itu, ada kendala waktu yang terbatas. Akhir Desember 2020, seluruh dana sisa harus dikem­balikan ke kas negara sebagaima­na ketentuan Peraturan Menteri Keuangan. Uang yang dikembali­kan ke kas negara sebagai bentuk pertanggungjawaban keuangan, mengingat tahun anggaran 2020 sudah berakhir

Apakah pekerja tersebut masih akan menerima bantuan?

Saya pastikan pe­nerima BSU yang datanya sudah valid dan tidak ada masalah, penyaluran akan diupa­yakan untuk dilanjutkan kembali. Jadi mudah-mudahan pada bulan Januari ini rekonsiliasi data dengan bank penyalur sudah selesai di­lakukan. Maka akan kita mintakan kembali ke perbendaharaan negara untuk menyalurkan kembali.

Sejauh ini, berapa rincian real­isasi anggaran dari program BSU?

Penyaluran program BSU bagi pekerja/buruh telah mencapai 98,91 persen dengan total realisasi anggaran BSU yang tersalurkan sebesar 29.444.763.600.000 ru­piah. Total, penerima BSU secara nasional sebanyak 12.403.896 orang, dengan rata-rata gaji 3,12 juta rupiah dan total perusahaan yang pekerjanya penerima bantuan subsidi upah sebanyak 413.649 perusahaan.

Selain BSU, bagaimana tang­gapan Anda terkait adanya ke­khawatiran UU Cipta Kerja akan membebani keberlangsungan para pekerja?

Kami terus menyempurna­kan empat Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai atur­an turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pembahasannya meng­gunakan metode bersama Tim Tripartit, antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Salah satu RPP yang disusun adalah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Jamin­an Kehilangan Pekerjaan (JKP). Beberapa negara telah menerap­kan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

JKP merupakan program baru dalam sistem jaminan sosial nasio­nal, yang terdiri atas manfaat uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan. n m ma’rup/P-4

Tampilkan Semua

Vaksin Merah Putih untuk Mengantisipasi Pandemi di Kemudian Hari

Sabtu 23/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia tetap perlu kemandirian untuk mengantisipasi kebutuhan vaksin tersebut. Program vaksinasi Covid-19 sudah berjalan sejak 13 Januari 2021 dengan menggunakan vaksin buatan Sinovac (CoronaVac).   Untuk vaksinasi tahun 2021...
Selengkapnya

Hasil Asesmen Nasional Jadi Acuan untuk Mempercepat Perbaikan Mutu Pendidikan

Jumat 22/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan Asesmen Nasional (AN) sebagai pemetaan kualitas pendidikan di Tanah Air. Dalam AN, terdapat dua instrumen penilaian yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi dan...
Selengkapnya

Kawasan Hutan Banyak yang Gundul akibat Alih Fungsi dan Penebangan Liar

Kamis 21/1/2021 | 06:30
A   A   A   Pengaturan Font
Pada awal tahun 2021 ini, Indonesia mengalami berbagai musibah, mulai dari bencana alam maupun non-alam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 136 bencana alam terjadi di Indonesia sepanjang 1–16 Januari 2021....
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita kupas lainnya
beriklan di koran jakarta
Edisi Weekend

Siapkan Terobosan untuk Nelayan

Sabtu 23/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font

Sakti Wahyu Trenggono bakal membenahi masalah ekspor benih lobster, menekan pencurian ikan, dan persoalan-persoalan terkait keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan. Saat ini dia tengah menyiapkan terobosan untuk berkontribusi ke negara dan nelayan.

Sakti Wahyu Trenggono baru saja dilantik menjadi Men­teri Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Desember lalu. Mantan Wakil Menteri Pertahanan ini didapuk untuk menggantikan Edhy Prabowo yang tersandung ka­sus suap ekspor benih lobster.

Berikut kutipan wawancara wartawan Koran Jakarta, Fredri­kus W Sabini, dengan Sakti Wahyu Trenggono terkait persoalan-perso­alan di Kementerian Kelautan dan Perikanan, terutama masalah eks­por benih lobster, kasus pencurian ikan serta persoalan keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan.

Selamat, karena Anda diper­cayakan Presiden menakhodai Kementerian Kelautan dan Per­ikanan (KKP). Apa yang Anda lakukan di awal sebagai Menteri KP?

Usai dilantik di Istana Negara, saya langsung ke Kantor KKP. Saya berpesan agar seluruh pegawai KKP terus bekerja untuk mela­yani masyarakat di sektor kelautan dan perikanan. Semoga kita dapat bekerja untuk melayani mereka dengan segera. Saya memotivasi mereka untuk tetap semangat.

Soal kebijakan, tentunya tahap awal saya harus belanja masalah dulu, dalam artian mengidentifi­kasi persoalan-persoalan yang ada di sektor kelautan dan perikanan. Yang baik, akan dilanjutkan, yang tidak dihentikan.

KKP menjadi sorotan karena Menteri sebelum Anda dicokok KPK karena kasus suap ekspor benur. Apa komentar Anda?

Sesuai arahan, saya dipercaya untuk memimpin dan bisa me-recover KKP un­tuk kemajuan bangsa. Saya ingin membawa KKP ini rebound agar bisa berkontri­busi bagi negara.

Indonesia memi­liki laut yang begitu besar dengan sumber daya alamnya yang melimpah. Ha­rapannya, kekayaan laut dan segala kekayaan alam yang terkandung di dalam dapat menyejahterakan masyarakat.

Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, saya bisa melaku­kan satu terobosan untuk KKP dan bisa memberikan kontribusi yang besar. Kita sebagai regulator tugas­nya menyiapkan ekosistem, sarana, dan prasarana, serta menjadi pengawas bagi para pemain untuk berusaha.

Saya menyemangati para pegawai KKP untuk terus bangkit bersama. Mari, kita jadikan KKP se­bagai kementerian yang luar biasa kinerjanya.

Anda sudah menjadi Menteri KP, tetapi masih menjadi Komi­saris Utama (Komut) di PT Agro Industri Nasional (Agrinas). Apa benar?

Saya tegaskan tidak lagi men­jabat sebagai Komut di Agrinas pascadilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri KP.

Anda perlu tahu, Agrinas itu perusahaan yang dimiliki Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Pe­rumahan Kementerian Pertahanan. Tentunya, Wakil Menteri Pertahan­an (Wamenhan) berikutnya yang akan menjadi Komisaris Utama di sana (PT Agro Industri Nasional). Saya sudah tidak bisa, karena itu (Komut) adalah jabatan ex officio sebagai wamenhan.

Bagaimana cara Anda mem­perkuat pengawasan aktivitas pencurian ikan?

Intinya, ekosistem pengawas­an terintegrasi menjadi salah satu strategi yang akan didorong agar pelaksanaan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan dapat dilaksanakan secara efektif dan efi­sien. Saya pastikan akan memper­kuat pengawasan di wilayah rawan illegal fishing.

Ekosistem pengawasan harus terintegrasi mulai dari kapal peng­awas, kelembagaan pengawasan, sumber daya manusia, teknologi, serta sarana pendukung lainnya.

Sejauh mana pengawasan ter­integrasi itu penting?

Anda perlu ketahui bahwa ekosistem pengawasan yang ter­integrasi sebagai pendekatan yang komprehensif dalam pengawasan sumber daya kelautan dan per­ikanan dan pemberantasan illegal fishing. Hal tersebut penting agar aparat di lapangan dapat merespons berbagai di­namika dan tantangan dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. Selain kapal ikan asing ile­gal, pemantauan dan pengawasan terha­dap kapal Indonesia juga harus dilak­sanakan.

Saya sangat concern dengan isu keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan. Sumber daya kelautan dan perikanan harus benar-benar dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Saya sudah mengecek pusat pe­ngendalian (PUSDAL) KKP untuk menyaksikan secara langsung. Saya mengapresiasi terhadap sistem pe­mantauan yang sudah dimiliki oleh PUSDAL. Saya pastikan akan terus memperkuat termasuk di antara­nya dengan dukungan data radar.

Data pemantauan harus semakin real-time agar operasi di laut memi­liki tingkat keberhasilan yang baik.

Saya instruksikan agar peng­awasan di wilayah-wilayah yang rawan illegal fishing terus diting­katkan. Selain untuk menjaga kelestarian sumber daya kelaut­an dan perikanan, pengawasan di wilayah rawan, khususnya di pulau-pulau terluar, juga memiliki makna penting dari sisi kedaulatan (sovereignty).

Saya akan dukung penguatan kelembagaan pengawasan di loka­si-lokasi rawan seperti Laut Natuna Utara maupun lokasi lainnya. Kita jangan sampai kalah dengan pihak-pihak tak bertanggung jawab yang ingin merampok kekayaan laut Nusantara.

Bagaimana dengan masalah keberlanjutan lingkungan yang menjadi isu global. Sektor per­ikanan rentan dengan kasus ini, ada bom ikan dan penangkapan tak ramah lingkungan lainnya. Seperti apa tindakan Anda?

Saya akan terus evaluasi. Saya cinta dengan keberlanjutan ling­kungan. Kita manfaatkan juga teknologi nantinya untuk menjaga potensi bahari.

Ekspor benih lobster atau benur ini juga terkait masalah keberlanjutan. Masyarakat sangat menunggu kebijakan Anda di sektor ini karena Menteri sebe­lumnya ditahan karena kasus ini. Bagaimana langkah Anda terkait ini?

Presiden punya beberapa pesan ke saya, salah satunya terkait soal benur ini. Kita akan evaluasi karena saya cinta keberlanjutan. Sebab, kalau lingkungan itu rusak, gene­rasi berikut tidak akan mendapat­kan manfaatnya.

Kita punya banyak wisata bahari. Itu kekayaan kita. Ba­gaimana cara Anda mendukung sektor pariwisata kelautan ini?

Tentunya saya siap berko­laborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang dipimpin oleh Sandiaga Uno. Ini merupa­kan upaya membangkitkan kembali pariwisata Indonesia, khususnya bidang wisata bahari, yang terpuruk imbas pandemi Covid-19.

Saya senang dengan tagline-nya Pak Menteri Pariwisata, Bangga Wisata Indonesia. Kami punya potensi khususnya sektor wisata bahari.

Dari hasil survei tim KKP di lapangan, sebenarnya banyak spot wisata bahari yang belum terek­splorasi, padahal punya keunikan tersendiri yang berpotensi menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain keunikan dan keindahan di bawah laut, ada juga kawasan pesisir dan hutan mang­rove yang memiliki potensi serupa.

Salah satunya ada taman na­sional perairan bawah laut Sawu, taman wisata perairan Pulau Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan, dan seterusnya sampai Laut Banda. Yang menarik ada juga namanya potensi wisata paus. Kemudian juga di Labuan Jambu (Sumbawa), Gorontalo, dan Probolinggo. Ini wisata bawah laut.

Namun, pemanfaatan kawasan laut maupun pesisir sebagai desti­nasi wisata bahari harus dibarengi dengan regulasi dan pengawasan ketat supaya ekosistem dan kelesta­rian lingkungan tetap terjaga.

Apa harapan Anda terhadap unit pelaksana teknis (UPT) yang tersebar di berbagai dae­rah?

Saya mendorong jajaran di KKP untuk memaksimalkan keberada­an UPT (unit pelaksana teknis) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia agar menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan negara.

UPT itu core-nya KKP, sebagai bentuk kehadiran negara langsung di tengah masyarakat kelautan dan perikanan. Produktivitas UPT tidak sebatas pelayanan tapi juga menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat dan negara.

KKP memiliki seratusan UPT yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, 15 di antaranya di bawah naungan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), salah satu sektor yang menjadi fokus saya.

Saya juga meminta jajaran di DJPB untuk membangun UPT baru di 2021 yang fokus pada komoditas tertentu, seperti udang, ikan, dan juga lobster. Namun, pembangun­an tersebut tetap harus melalui ka­jian sehingga punya nilai ekonomi dan tidak merusak lingkungan.

Pembangunan UPT harus ada peluang ekonomi, dan hitung-hitungannya harus jelas. UPT yang penting value-nya bagi masyarakat dan negara.

Bagaimana siasat Anda me­maksimalkan PNBP Perikanan?

Saya sudah meminta jajaran di KKP untuk melakukan kajian for­mulasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang baru di sektor kelautan dan perikanan. Di bidang perikanan tangkap misalnya, saya ingin mengubah pendekatan PNBP dari izin menjadi pungutan hasil perikanan (PHP).

Jadi, misal nilai tahun depan seluruh perizinan bebas biaya, tapi produksi penangkapannya ada yang masuk ke negara.

Apa PNBP perikanan tangkap sudah sesuai?

Menurut saya, PNBP dari bidang perikanan tangkap yang hanya 596,92 miliar rupiah selama perio­de 1 Januari–29 Desember 2020, tidak sebanding dengan estimasi tangkapan ikan yang mencapai 7,7 juta ton. Karenanya, saya meminta jajaran di KKP untuk menghitung ulang potensi PNBP yang bisa dimaksimalkan untuk pemasukan negara.

Saya kepingin benefitnya bukan dari perizinan, tapi PNBP. Produksi 7,7 ton (2020) itu berapa rupiah? Dihitung. Tidak masalah masuk ke pusat atau daerah. Dipecah yang nasional berapa daerah berapa.

Tak hanya itu, saya juga me­minta adanya perbaikan dashboard informasi untuk nelayan. Termasuk dibuat aplikasi pusat informasi pelabuhan perikanan yang memuat info seputar ketersediaan baham bakar, harga ikan, serta lokasi pe­labuhan pendaratan terdekat bagi nelayan.

Ada potensi laut kita yang be­lum diambil. Semua pihak harus menyadari yang diambil milik ne­gara. Ini filosofinya.

Apa benar Anda mengusulkan penurunan suku bunga KUR?

Benar, saya mengusulkan pe­nurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 6 persen menjadi 3 persen per tahun. Saya sudah sampaikan dalam rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Per­ekonomian, Airlangga Hartarto, yang digelar secara daring pada akhir November lalu.

Usulan kami penurunan suku bunga kredit, kemudian sinergitas program akselerasi KUR bagi pe­laku sektor kelautan dan perikan­an, khususnya penerima Bantuan Pemerintah dari KKP.

Usulan lain adalah perluasan akses KUR untuk nelayan, pem­budidaya, pengolah dan pemasar ikan serta petambak garam dan kemudahan bagi pelaku yang ter­dampak Covid-19.

Berapa capaian KUR sektor ke­lautan dan perikanan tahun lalu?

Capaian KUR sektor kelautan dan perikanan sampai 27 Desember 2020 sebesar 5,19 triliun rupiah dengan 171.662 debitur. Hasil ini meningkat signifikan jika dibandingkan dengan capaian tahun 2019 sebesar 3,37 triliun rupiah dengan 122.349 debitur.

Bagaimana dengan target pembiayaan usaha Kelautan dan Perikanan pada tahun 2021?

Target pembiayaan usaha Kelautan dan Perikanan melalui kredit program sebesar 5,5 triliun rupiah rupiah pada tahun 2021 dan meningkat secara bertahap men­jadi 6,5 triliun rupiah pada tahun 2024.

Banyak pasar ikan yang ku­muh, tak terkecuali di DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara. Bagaimana respons Anda?

Beberapa hari usai dilantik, saya blusukan sekaligus menghabiskan akhir pekan pertama sebagai Menteri, dengan berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Muara Angke dan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, yang terletak di pesisir utara Jakarta.

Saya segera berkoordinasi de­ngan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saya bertekad mengubah citra pasar ikan yang kumuh men­jadi pasar ikan bersih, higienis, dan sehat.

Apa manfaat bagi nelayan ke­tika Anda menjadi Menteri KP?

Ini sedang saya pikirkan untuk buat terobosan yang paling bagus, di mana nantinya kebijakan harus bermanfaat besar. Pokoknya kita bikin KKP rebound, dengan tetap memperhatikan kedaulatan, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat, serta pendapatan negara.

Riwayat Hidup*

Nama : Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M.

Tempat, tanggal lahir : Semarang, Jawa Tengah, 3 November 1962

Pendidikan:

  • Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (1986)
  • Magister Manajemen di Institut Teknologi Bandung (2006)

Karier:

  • Programmer dan System Analyst & Development Federal Motor (1986–1992)
  • Management Information System, Business Development, Supply Chain Management Astra Group (1995–1997)
  • Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama (2000–2009)
  • Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi (2005–2016)
  • Founder PT Teknologi Riset Global (2007)
  • Komisaris Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2010–2016)
  • Anggota Dewan Sekolah MBA School of Business Management ITB (2004–sekarang)
  • Komisaris PT.Tower Bersama Tbk. (2009–2016)
  • Bendahara PAN (2009-2013)
  • Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD (2018–2019)
  • Komisaris PT Merdeka Copper Gold Tbk. (2018–sekarang)
  • Wakil Menteri Pertahanan Indonesia (2019–2020)
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia (2020–Sekarang)

*BERBAGAI SUMBER/LITBANG KORAN JAKARTA/AND

S-2

Tampilkan Semua

Data Kemiskinan Berantakan

Sabtu 16/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi cukup besar. Namun, sekitar 24,79 juta penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Dibutuhkan kepekaan negara dalam memberi solusi untuk mengentaskan kemiskinan agar...
Selengkapnya

Vaksinasi Kedepankan Prinsip Kehati-hatian

Sabtu 9/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Pandemi Covid-19 boleh dibilang justru memasuki babak baru. Angka kasus positif Covid-19 terus mengalami peningkatan. Bahkan, beberapa mutasi dari virus Sars-Covid-2 kini telah menjadi ancaman baru, mengingat daya penularannya yang jauh...
Selengkapnya

Utamakan Peremajaan Sawit Rakyat

Sabtu 2/1/2021 | 06:00
A   A   A   Pengaturan Font
Sepanjang tahun 2020 ini, BPDPKS telah menyalurkan anggaran sebesar 2,55 triliun rupiah untuk program peremajaan sawit rakyat (PSR). Dana PSR ini untuk membantu petani sawit meningkatkan produktivitas yang masih rendah. Program mandatori...
Selengkapnya

Klik disini untuk melihat berita edisi weekend lainnya
beriklan di koran jakarta